Survei: Korsel Negara yang Warganya Paling Sebentar Nonton Video

Dythia Novianty

Selasa, 06 Juni 2017 | 08:12 WIB
Survei: Korsel Negara yang Warganya Paling Sebentar Nonton Video
Logo YouTube. [Shutterstock]

Suara.com - Korea Selatan adalah salah satu negara yang warganya paling sedikit menyaksikan video di dunia. Hal ini terungkap berdasarkan hasil survei badan penelitian global Kantar Millward Brown.

Dari 41 negara, Korea Selatan tercatat berada di urutan ke-35 berdasarkan jumlah rata-rata video yang ditonton oleh warganya.

Semua itu berasal dari total penggunaan TV, TV berlangganan, konsumsi video komputer, maupun tablet dan smartphone. Rata-rata penggunaan di Korsel adalah 166 menit per kapita per hari.

Sementara itu, Nigeria menduduki puncak daftar menonton video dengan rata-rata 272 menit. Warganya menonton video sekitar 64 persen lebih banyak daripada yang dilakukan warga Korea Selatan rata-rata sehari.

Kolombia berada di peringkat selanjutnya dengan 259 menit, diikuti Malaysia selama 256 menit, Thailand 248 menit, Vietnam dan Cina masing-masing 243 menit, serta Filipina rata-rata 241 menit.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa orang Hungaria menonton video dengan rata-rata 145 menit per hari, lebih rendah dari Yunani dengan 152 menit, sementara Jepang dengan 158 menit, Republik Ceko dan Denmark dengan 160 menit, Italia dengan 164 menit dan Belanda dengan 165 menit.

Menurut laporan tersebut, Korea Selatan adalah salah satu negara di mana perangkat digital lebih sering digunakan untuk menonton video.

Jumlah video yang ditonton di smartphone mencapai 32 persen di Vietnam, Arab Saudi dan Hong Kong, sementara angkanya mencapai 30 persen di Korea Selatan, Filipina dan Thailand.

Sementara, Belanda menggunakan smartphone untuk menonton video paling sedikit, hanya 14 persen dari konsumsi videonya ditonton lewat perangkat tersebut. Konsumsi video secara mobile di Inggris dan Prancis mencapai 15 persen, sementara di Jepang 14 persen.

baca juga

Khusus untuk yang menonton TV, di Korea Selatan angkanya hanya 24 persen, jauh di bawah rata-rata global 32 persen. Angka penonton TV puncaknya ada di Jepang, yaitu mencapai 50 persen. [Korea Times]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Perkembangan Islam di Korea Selatan

Sejarah Perkembangan Islam di Korea Selatan

Ramadan1437h | Kamis, 01 Juni 2017 | 07:33 WIB

'Menghukum' Korsel, Cina Batasi Warganya Wisata ke Sana

'Menghukum' Korsel, Cina Batasi Warganya Wisata ke Sana

Lifestyle | Minggu, 21 Mei 2017 | 14:32 WIB

Choi Yung Jae, Pengawal Presiden Korsel yang Hebohkan Dunia

Choi Yung Jae, Pengawal Presiden Korsel yang Hebohkan Dunia

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 07:37 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×