Setelah Facebook, KPAI Bakal Panggil Google, Ada Apa?

Ririn Indriani, Aditya Gema Pratomo

Selasa, 14 November 2017 | 16:32 WIB
Setelah Facebook, KPAI Bakal Panggil Google, Ada Apa?
Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (Shutterstock).

Suara.com - Setelah melakukan pertemuan dengan Facebook untuk membicarakan penanganan konten negatif, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) rencananya akan memanggil perwakilan Google Indonesia untuk membahas hal serupa.

Dijelaskan oleh Ketua KPAI Susanto, pihaknya akan berbicara dengan Google soal perlindungan anak di Indonesia. Diketahui, Google memang memiliki banyak layanan di Indonesia yang kerap diakses anak-anak, misalnya YouTube.  

"Rencana, kita akan mengundang Google untuk menyamakan persepsi soal perlindungan anak. Rencananya dalam waktu dekat," ujarnya ketika dihubungi oleh Suara.com, Selasa (14/11/2017).

Terkait dengan pemanggilan ini, Susanto berharap agar setiap perusahaan asing yang memiliki layanan internet di Indonesia dapat mematuhi koridor hukum yang berlaku soal konten.

"Harapan kita, seluruh perusahaan penyedia konten dapat memperhatikan aturan regulasi. Kita punya undang-undang (UU) pornografi, UU ITE, dan UU perlindungan anak," lanjutnya.

Sebelumnya, layanan berbagi video milik Google, YouTube, diketahui memiliki konten anak-anak yang justru menggambarkan adegan cabul dan penuh kekerasan. Dalam penelusuran  Suara.com, setidaknya ada dua akun yang kerap mengunggah konten tidak pantas,  yakni Toy Family dan CheekSpear Animations.

Kepada Suara.com, perwakilan YouTube mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah tegas. Mereka juga memastikan bahwa platform YouTube memiliki pedoman komunitas yang ketat.

"Kedua channel tersebut sudah kami tandai. Kami selalu berusaha memperbaiki pengalaman YouTube untuk semua pengguna, dan salah satunya adalah memastikan bahwa platform kami tetap menjadi tempat yang terbuka untuk mengekspresikan diri dan juga berkomunikasi," tulis perwakilan YouTube.

Pihaknya mengerti bahwa sesuatu yang menyinggung seseorang, dapat dilihat berbeda oleh orang lain. "Sebagai platform, kami berusaha untuk melayani berbagai kepentingan ini dengan bekerja bersama komunitas kami untuk menandai (flagging) video apapun yang melanggar Pedoman Komunitas kami yang ketat," tambah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPAI Temui Facebook, Desak Berantas Konten Porno

KPAI Temui Facebook, Desak Berantas Konten Porno

Tekno | Selasa, 14 November 2017 | 13:56 WIB

Facebook Tunjukkan Itikad Baik Benahi Konten

Facebook Tunjukkan Itikad Baik Benahi Konten

Tekno | Kamis, 09 November 2017 | 20:43 WIB

Facebook Minta Pengguna Serahkan Foto Telanjang Secara Sukarela

Facebook Minta Pengguna Serahkan Foto Telanjang Secara Sukarela

Tekno | Kamis, 09 November 2017 | 07:07 WIB

Terkini

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

×