Peneliti Sebut Peretas Rusia Siapkan Senjata Baru Melawan AS

Dythia Novianty

Sabtu, 13 Januari 2018 | 08:44 WIB
Peneliti Sebut Peretas Rusia Siapkan Senjata Baru Melawan AS
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah kelompok bernama Fancy Bear, yang kampanye hackingnya dipersalahkan karena mencampuri kontes pemilihan 2016 AS, sedang berusaha mengumpulkan email elit politik Amerika dalam mempersiapkan serangan baru. Hal ini diungkap periset keamanan di Trend Micro.

"Mereka masih sangat aktif, setidaknya dalam persiapan, untuk mempengaruhi opini publik lagi. Mereka mencari informasi yang mungkin mereka bocorkan nanti," kata Feike Hacquebord.

Senator Sergeant di kantor Senjata, yang bertanggung jawab atas keamanan majelis tinggi, menolak memberikan komentar. Hacquebord mengatakan bahwa dia mendasarkan laporannya pada penemuan dari situs web yang mencurigakan yang berpakaian seperti sistem email internal Senat.

Dia kemudian menelusuri silang sidik jari digital yang terkait dengan situs-situs tersebut dengan yang digunakan hampir secara eksklusif oleh Fancy Bear, perusahaannya berbasis di Tokyo bernama Pawn Storm.

Trend Micro sebelumnya menarik perhatian internasional saat menggunakan teknik untuk menemukan situs pengusir yang tampaknya dibuat untuk memanen email dari kampanye presiden Prancis Emmanuel Macron pada bulan April lalu. Penemuan ini diikuti dua bulan kemudian oleh publikasi email pribadi yang masih belum dapat dijelaskan dari beberapa staf Macron di hari-hari terakhir perlombaan.

Hacquebord mengatakan situs "nakal" Senat, didirikan pada bulan Juni dan September 2017, cocok dengan rekan-rekan Prancis mereka.

"Begitulah cara mereka menyerang kampanye Macron di Prancis," katanya.

Atribusi sangat rumit di dunia cybersecurity, di mana peretas secara rutin meretas dan menggunakan umpan untuk menipu lawan mereka. Tapi Tend Micro, yang telah mengikuti Fancy Bear selama bertahun-tahun, mengatakan tidak ada keraguan.

"Kami yakin 100 persen itu bisa dikaitkan dengan kelompok Pawn Storm," kata Rik Ferguson, salah satu rekan Hacquebord.

baca juga

Seperti banyak perusahaan keamanan dunia maya, Trend Micro menolak berspekulasi tentang siapa yang berada di belakang kelompok tersebut, yang mengacu pada Storm Pawn hanya memiliki kepentingan yang berhubungan dengan Rusia.

Namun komunitas intelijen AS menuduh bahwa dinas intelijen militer Moskow menjadi dalang peretasan tersebut dan investigasi Associated Press selama sebulan, ke dalam database target yang dipasok oleh perusahaan keamanan dunia maya, Secureworks, telah menentukan bahwa kelompok tersebut saling terkait dengan tujuan ke Kremlin. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngeri! Perestas Diam-diam Nguping Obrolan Pribadi di WhatsApp

Ngeri! Perestas Diam-diam Nguping Obrolan Pribadi di WhatsApp

Tekno | Kamis, 11 Januari 2018 | 10:05 WIB

Awas! Peretas Sasar Olimpiade Musim Dingin 2018

Awas! Peretas Sasar Olimpiade Musim Dingin 2018

Tekno | Senin, 08 Januari 2018 | 21:18 WIB

Ini Tugas Berat Badan Siber dan Sandi Negara di 2018

Ini Tugas Berat Badan Siber dan Sandi Negara di 2018

Tekno | Kamis, 04 Januari 2018 | 19:30 WIB

AS Tunjuk Korut Jadi Dalang Serangan Siber WannaCry

AS Tunjuk Korut Jadi Dalang Serangan Siber WannaCry

Tekno | Selasa, 02 Januari 2018 | 11:06 WIB

Perusahaan Besar Kini Jadi Target Serangan Siber

Perusahaan Besar Kini Jadi Target Serangan Siber

Tekno | Jum'at, 24 November 2017 | 12:25 WIB

Risiko Ini Bikin Pikir Ulang Punya Mobil Swakemudi

Risiko Ini Bikin Pikir Ulang Punya Mobil Swakemudi

Otomotif | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 06:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×