Apple Dituduh Curi Paten Teknologi Pemindai Sidik Jari

Dythia Novianty

Jum'at, 13 April 2018 | 11:40 WIB
Apple Dituduh Curi Paten Teknologi Pemindai Sidik Jari
Touch ID iPhone. [Shutterstock]

Suara.com - Akhir-akhir ini beberapa perusahaan kerap saling menuntut soal hak paten. Apple menjadi salah satu perusahaan yang sering kali digugat oleh perusahaan troll paten, dan kini berasal dari Perusahaan Korea Firstface yang mengklaim memiliki paten pemindai sidik jari, dibangun di tombol home pada smartphone, a.k.a Apple Touch ID.

Co-CEO Firstface Jung Jae-lark telah mendaftarkan patennya sendiri di beberapa negara termasuk Korea, Jepang, dan AS sejak 2011. Paten tersebut memungkinkan pengguna membuka kunci layar awal ponsel cerdas segera setelah mereka mengotentikasi diri dengan menekan jari-jari mereka pada sidik jari tombol home yang dipasang sensor.

"Solusi yang mengaktifkan layar ponsel pintar setelah mengotentikasi sidik jari pengguna adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya sebelum penemuan Jung," ujar Shim Young-tack, co-CEO Firstface lain yang juga menjabat sebagai profesor di kampus Korea New York State University.

Shim mengatakan bahwa dia telah menyarankan Apple memberikan lisensi paten dari Firstface, tetapi perusahaan Cupertino menolak untuk melakukannya.

Laporan Bisnis Korea menunjukkan bahwa Firstface mungkin adalah troll paten yang secara khusus dibentuk untuk mengajukan gugatan, menggambarkan perusahaan tersebut sebagai 'perusahaan patungan.'

Kabarnya, layangan tuduhan soal hak paten itu juga akan ditargetkan ke Samsung. Firstface juga mengklaim paten di bidang pengenalan wajah, membuka kemungkinan bahwa itu juga dapat menuduh Apple pelanggaran paten untuk ID Wajah.

Troll paten, merupakan perusahaan yang didirikan untuk tujuan semata-mata membeli paten dan kemudian memulai tuntutan hukum atas dugaan pelanggaran, adalah gangguan konstan bagi Apple. Banyak kasus yang diajukan di Texas Timur, yurisdiksi yang sering menguntungkan troll.

Untuk diketahui, Apple baru saja keluar dari gugatan lain oleh troll paten. Perusahaan harus membayar 500 juta dolar AS kepada VirnetX Holding Corp karena melanggar paten terkait FaceTime, VPN on Demand dan iMessage. [Phonearena/9to5mac]

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update iOS 11.3 Bisa Rusak iPhone Anda?

Update iOS 11.3 Bisa Rusak iPhone Anda?

Tekno | Rabu, 11 April 2018 | 20:45 WIB

Apple Luncurkan iPhone 8 Merah

Apple Luncurkan iPhone 8 Merah

Tekno | Senin, 09 April 2018 | 23:10 WIB

Apple Siap Perkenalkan Fitur Kontrol Tanpa Sentuhan Fisik?

Apple Siap Perkenalkan Fitur Kontrol Tanpa Sentuhan Fisik?

Tekno | Kamis, 05 April 2018 | 11:02 WIB

Apple Watch Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan

Apple Watch Bantu Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan

Tekno | Senin, 02 April 2018 | 13:45 WIB

iOS 11.3 Resmi Hadir, Ini Fitur-fitur Unggulannya

iOS 11.3 Resmi Hadir, Ini Fitur-fitur Unggulannya

Tekno | Minggu, 01 April 2018 | 11:39 WIB

Pembaruan WhatsApp di iPhone Ini Tak Hadir di Android

Pembaruan WhatsApp di iPhone Ini Tak Hadir di Android

Tekno | Jum'at, 16 Maret 2018 | 14:53 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×