Chang'e-4 Kirim Penampakan Sisi Jauh Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 14 Januari 2019 | 17:55 WIB
Chang'e-4 Kirim Penampakan Sisi Jauh Bulan
Wahana antariksa Cina, Chang'e-4. [Shutterstock]

Suara.com - Pada awal Januari, China National Space Administration (CNSA) berhasil mendaratkan wahana antariksa Chang'e-4 di sisi jauh Bulan (sisi yang selalu membelakangi bumi). Menurut Xinhua News Agency, wahana nirawak Chang'e-4 menjadi yang pertama yang pernah mendarat di sisi jauh Bulan.

Setelah sukses dengan pendaratan tersebut, kini wahana itu membagikan penampakan panorama dari sana. Misi ini terdiri dari dua robot, yaitu Chang'e-4 dan Yutu 2.

Sejak pendaratan pada 2 Januari, keduanya telah menjelajahi permukaan bulan di dalam Kawah Von Kármán, sebuah area selebar 186 kilometer. Dalam penorama yang berhasil diabadikan Chang'e-4, menunjukkan di bagian kiri Yutu 2 terdapat jejak ban yang ditinggalkan robot penjelajah tersebut. Yutu 2 memiliki sedikit kebebasan, dibandingkan Chang'e-4 untuk mengeksplorasi wilayah Bulan.

Sayangnya, setelah seharian menjelajah, robot itu harus "tidur siang" untuk menghindari kepanasan. Menurut Akedemi Ilmu Pengetahuan Cina, suhu di Bulan mencapai 100 derajat Celcius.

Permukaan Bulan mengalami siang dan malam yang masing-masing berlangsung sekitar 14 hari di Bumi. Media Cina melaporkan bahwa Yutu 2 berhasil bangun dari "tidur siang" tersebut dan hal itu merupakan prestasi tersendiri, mengingat pendahulunya yang gagal pada tahun 2013.

Dilansir dari Space.com, penampakan tersebut pun menunjukkan tepi beberapa instrumen sains di atas Chang'e-4 itu sendiri. Menurut CNSA, instrumen itu merupakan kolaborasi antara Cina dengan pemerintah lainnya. Instrumen tersebut akan mengumpulkan pengamatan di sisi jauh Bulan dan mengirimkan kembali data sains tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Sayangnya, informasi tersebut tidak dapat dikirim langsung dari sisi jauh Bulan ke Bumi karena terhalang badan Bulan. Sebagai gantinya, sinyal dikirim dari permukaan Bulan ke satelit relai bernama Queqiao.

Para ilmuwan kini akan mendapatkan pandangan baru mengenai misi ini. Nantinya, Chang'e-4 dan Yutu 2 akan berdampingan dengan Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, yang dijadwalkan terbang di atas lokasi yang sama pada 31 Januari mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Proses Terbentuknya Bulan-bulan di Mars?

Bagaimana Proses Terbentuknya Bulan-bulan di Mars?

Tekno | Jum'at, 11 Januari 2019 | 10:30 WIB

Astronot Cina Berambisi Kalahkan Amerika Serikat di Bulan

Astronot Cina Berambisi Kalahkan Amerika Serikat di Bulan

Tekno | Selasa, 08 Januari 2019 | 08:40 WIB

Cina Kirim Binatang dan Tumbuhan ke Bulan, Untuk Apa?

Cina Kirim Binatang dan Tumbuhan ke Bulan, Untuk Apa?

Tekno | Jum'at, 04 Januari 2019 | 21:01 WIB

Mendarat di Sisi Jauh Bulan, Ini yang Cina Ditemukan

Mendarat di Sisi Jauh Bulan, Ini yang Cina Ditemukan

Tekno | Jum'at, 04 Januari 2019 | 16:20 WIB

Cina Sukses Daratkan Chang'e-4 di Daerah Belum Tersentuh

Cina Sukses Daratkan Chang'e-4 di Daerah Belum Tersentuh

Tekno | Jum'at, 04 Januari 2019 | 13:55 WIB

Ternyata Mematikan, Debu Bulan Bisa Menyebabkan Kanker

Ternyata Mematikan, Debu Bulan Bisa Menyebabkan Kanker

Tekno | Selasa, 18 Desember 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:18 WIB

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:42 WIB

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:11 WIB

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:51 WIB

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB

×