Masuk Bulan Maret, Ini Lima Peristiwa Langit yang Terjadi

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Senin, 04 Maret 2019 | 06:35 WIB
Masuk Bulan Maret, Ini Lima Peristiwa Langit yang Terjadi
Ilustrasi peristiwa langit. [Shutterstock]

Suara.com - Setiap bulan akan selalu ada peristiwa langit yang terjadi, entah itu dapat terlihat dengan jelas atau tidak. Bulan Februari 2019 dihiasi fenomena konjungsi Saturnus dengan Bulan, konjungsi Mars dengan Bulan, Supermoon, titik tertinggi Merkurius, hingga konjungsi Jupiter dengan Bulan.

Bulan Maret 2019 pun tidak kalah dengan peristiwa langit menarik lainnya, berikut ini lima peristiwa langit yang akan terjadi pada bulan Maret:

1. Musim Bimasakti

Musim Bimasakti dimulai pada bulan Maret hingga Oktober dengan waktu pengamatan terbaik adalah mulai dari akhir April hingga akhir bulan Juli.

Musim melihat Bimasakti terjadi karena bidang tata surya berada pada sudut sekitar 63 derajat ke bidang galaksi. Hal ini berarti benda-benda di tata surya berputar pada sudut yang hampir tegak lurus dibandingkan dengan sudut rotasi semua benda di Bimasakti secara keseluruhan.

Ilustrasi Bimasakti. [Shutterstock]
Ilustrasi Bimasakti. [Shutterstock]

Secara praktis, Bimasakti juga akan muncul pada sudut yang berbeda di langit malam tergantung pada bulan di sepanjang tahun. Karena Bumi berevolusi mengelilingi Matahari dan letak bentangan Bimasakti berpindah-pindah, pada bulan Maret pengamat sudah bisa mulai mengamati bentangan Bimasakti.

Bimasakti akan berada di arah rasi bintang Sagitarius dan Skorpius. Kedua bintang tersebut akan terbit mulai tengah malam di bulan Maret 2019 ini.

Untuk melihat bentangan Bimasakti, pengamat cukup menghindari polusi cahaya dan lokasi tempat pengamatan harus memiliki cuaca yang cerah.

Selanjutnya

2. Konjungsi Bulan dengan Saturnus

Ilustrasi Saturnus. [Shutterstock]
Ilustrasi Saturnus. [Shutterstock]

Posisi Saturnus akan tampak berada di dekat Bulan dengan jarak sekitar 3 derajat. Di langit Indonesia sendiri, peristiwa konjungsi ini akan terlihat di langit timur saat fajar, sebelum Matahari terbit.

Menurut In-The-Sky.org, keduanya akan mencapai ketinggian 46 derajat di atas cakrawala timur sebelum menghilang dari pandangan saat fajar terbit. Keduanya dapat dilihat di arah rasi bintang Sagitarius.

3. Konjungsi Bulan dengan Venus

Planet Venus. [Shutterstock]
Planet Venus. [Shutterstock]

Konjungsi Bulan dengan Venus, terjadi persis setelah konjungsi Bulan dengan Saturnus. Nantinya Bulan dan Venus akan terletak sejauh 4 derajat satu sama lain.

Bulan dan Venus akan terbit secara bersama-sama sekitar pukul 03:30 waktu setempat dan pengamat bisa terus mengamatinya hingga menjelang Matahari terbit. Konjungsi ini akan terjadi di langit timur, di mana Venus akan berada di sisi utara Bulan dan keduanya akan berada di depan rasi bintang Kaprikornus.

Baca Berikutnya

4. Ekuinoks Maret

Ilustrasi Ekuinoks. [Shutterstock]
Ilustrasi Ekuinoks. [Shutterstock]

Ekuinoks terjadi dua kali dalam setahun, di mana pada tahun 2019 ini akan terjadi sekitar pada 21 Maret ketika sumbu Bumi tidak teinklinasi terhadap Matahari dan pusat Matahari berada di bidang yang sama dengan khatulistiwa Bumi.

Ekuinoks terjadi karena poros putaran Bumi miring pada sudut 23,5 derajat terhadap bidang orbitnya mengelilingi Matahari. Menurut time and date, ekuinoks bulan Maret menandai hari pertama musim semi di Bumi belahan utara dan hari pertama musim gugur di Bumi belahan selatan. Pada hari ekuinoks terjadi, periode waktu siang dan malam di Bumi akan hampir sama persis 12 jam.

5. Konjungsi Mars dengan Pleiades

3D render the planet Mars on a black background, high resolution. Some elements of this image furnished by NASA.
3D render the planet Mars on a black background, high resolution. Some elements of this image furnished by NASA.

Pada Maret 2019, pengamat tak hanya diberi kesempatan untuk melihat konjungsi Bulan dengan planet, namun juga planet dengan gugus bintang. Menurut Astronomy.com, konjungsi Mars dan Pleiades akan terjadi pada 30 Maret mendatang.

Pleiades sendiri merupakan gugus bintang terdekat dan paling terang yang bisa diamati dari Bumi. Nantinya, Mars dan Pleiades akan berada sejauh 2 derajat dan dapat diamati setelah Matahari terbenam.

Namun, waktu terbaik untuk mengamatinya adalah mulai pukul 19:00 waktu setempat. Keduanya akan berada di langit barat dan bisa diamati hingga sekitar pukul 20:30 waktu setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Bulan Februari, Lima Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi

Masuk Bulan Februari, Lima Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi

Tekno | Jum'at, 01 Februari 2019 | 10:47 WIB

BMKG Imbau Dampak Fenomena Supermoon di Indonesia

BMKG Imbau Dampak Fenomena Supermoon di Indonesia

Tekno | Senin, 21 Januari 2019 | 14:45 WIB

Tahun 2019 Akan Ada Tiga Supermoon, Awas Air Laut Naik !

Tahun 2019 Akan Ada Tiga Supermoon, Awas Air Laut Naik !

Tekno | Senin, 14 Januari 2019 | 10:30 WIB

Masuk Bulan Januari, Lima Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi

Masuk Bulan Januari, Lima Peristiwa Langit Ini Akan Terjadi

Tekno | Rabu, 02 Januari 2019 | 11:50 WIB

Sambut Tahun 2019, Ini 5 Peristiwa Langit Menarik yang Akan Terjadi

Sambut Tahun 2019, Ini 5 Peristiwa Langit Menarik yang Akan Terjadi

Tekno | Kamis, 27 Desember 2018 | 07:05 WIB

Ketika Dua Galaksi Satelit Bimasakti Saling Bertabrakan

Ketika Dua Galaksi Satelit Bimasakti Saling Bertabrakan

Tekno | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 14:20 WIB

Terkini

Daftar Harga OPPO Find X9 Ultra dan Find X9s, HP Flagship Kamera Hasselblad Terbaru

Daftar Harga OPPO Find X9 Ultra dan Find X9s, HP Flagship Kamera Hasselblad Terbaru

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:26 WIB

6 Tablet Terlaris dan Paling Dicari di Indonesia 2026: Harga Mulai 1 Jutaan, Performa Jempolan

6 Tablet Terlaris dan Paling Dicari di Indonesia 2026: Harga Mulai 1 Jutaan, Performa Jempolan

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:35 WIB

Asus ROG Zephyrus G14 Resmi Masuk Indonesia, Laptop Gaming Tipis dengan RTX 5070 dan AI Canggih

Asus ROG Zephyrus G14 Resmi Masuk Indonesia, Laptop Gaming Tipis dengan RTX 5070 dan AI Canggih

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:30 WIB

Smart Lock Ezviz Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Buka Pintu Pakai Wajah dan Telapak Tangan

Smart Lock Ezviz Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Buka Pintu Pakai Wajah dan Telapak Tangan

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:43 WIB

Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026 Naik: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Malah Turun

Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026 Naik: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Malah Turun

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:20 WIB

8 Rekomendasi HP 5G Murah Harga Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus, Lancar Main Game

8 Rekomendasi HP 5G Murah Harga Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus, Lancar Main Game

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:14 WIB

Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya

Siapa Orang Indonesia yang Diduga Palsukan Riset di Denmark? Begini Klarifikasinya

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:54 WIB

Rincian Fitur Oppo Enco Air 5s, TWS Ringan dengan ANC Tahan Lama

Rincian Fitur Oppo Enco Air 5s, TWS Ringan dengan ANC Tahan Lama

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:23 WIB

Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan

Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:55 WIB

Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari

Usung Baterai Jumbo dan Layar 3.000 Nits, Honor Watch 6 Plus Tahan 35 Hari

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:48 WIB