Cara Hoaks Merasuki Pikiran dan Tips untuk Melawannya

Liberty Jemadu

Senin, 20 Mei 2019 | 05:05 WIB
Cara Hoaks Merasuki Pikiran dan Tips untuk Melawannya
Ilustrasi informasi palsu alias hoaks. [Shutterstock]

Bias adalah bagaimana perasaan dan pandangan dunia kita mempengaruhi proses pembuatan suatu pesan dan pengambilan memori diri kita. Kita mungkin ingin menganggap ingatan kita sebagai seorang pembuat arsip memori yang sangat berhati-hati mengenang suatu peristiwa, tetapi kadang-kadang kita malah lebih seperti seorang pendongeng. Kenangan dibentuk oleh keyakinan kita dan dapat berfungsi untuk mempertahankan narasi yang konsisten daripada catatan yang akurat.

Contoh dari hal ini adalah paparan selektif, yaitu kecenderungan untuk mencari informasi yang akan memperkuat keyakinan kita terhadap hal yang sudah ada sebelumnya dan untuk menghindari informasi yang mempertanyakan keyakinan kita. Efek ini didukung oleh bukti bahwa pemirsa berita televisi sangat partisan dan ada di ruang (echo chamber) mereka masing-masing, di mana orang hanya mendengar pendapat dari kelompok mereka, atau pendapat yang mirip dengan pendapat mereka sendiri.

Tadinya, komunitas online diyakini menunjukkan perilaku yang sama dan berkontribusi pada penyebaran berita palsu, tetapi ini tampaknya hanya sebuah mitos. Situs berita politik sering dihuni oleh orang-orang dengan latar belakang ideologis yang beragam dan ruang echo chambers mungkin lebih banyak ada dalam kehidupan nyata daripada online.

Otak kita terhubung untuk mengasumsikan hal-hal yang kita yakini berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Tetapi apakah kita lebih cenderung mengingat informasi yang memperkuat keyakinan kita? Sepertinya tidak juga..

Orang yang memegang kepercayaan kuat mengingat hal-hal yang relevan dengan keyakinan mereka, tetapi mereka juga mengingat informasi yang bertentangan. Ini terjadi karena orang termotivasi untuk mempertahankan keyakinan mereka dari pandangan yang berlawanan.

Keyakinan yang tersebar antar orang yang memiliki pandangan yang sama menunjukkan kesulitan mengoreksi informasi yang salah. Berita hoaks sering dirancang untuk menarik perhatian.

Berita palsu tetap dapat mempengaruhi bahkan setelah berita itu dibantah karena pesannya berhasil memproduksi reaksi emosi yang kuat dan dibangun berdasarkan narasi yang kita miliki.

Koreksi atas berita palsu memiliki dampak emosional yang jauh lebih kecil, terutama jika mereka memerlukan perincian kebijakan, sehingga harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan atas naratif serupa agar bisa efektif.

Tips untuk melawan berita palsu atau hoaks

Cara kerja ingatan kita sebenarnya mustahil untuk menolak berita palsu atau hoaks sepenuhnya.

Satu pendekatan yang tepat yaitu dengan mulai berpikir seperti seorang ilmuwan. Ini melibatkan kita untuk mengadopsi sikap mempertanyakan yang dimotivasi oleh rasa ingin tahu, dan menyadari bias pribadi.

Untuk berita palsu, kita perlu membangun sikap skeptis dan bertanya pada diri sendiri seputar pertanyaan-pertanyaan berikut:

Ini konten jenis apa? Banyak orang mengandalkan media sosial dan sistem pencari berita sebagai sumber utama berita mereka. Dengan mengidentifikasi apakah jenis informasi tersebut adalah berita, opini, atau bahkan humor, hal ini dapat membantu kita memahami jenis informasi yang ada dengan lebih lengkap ke dalam ingatan.

Di mana berita itu diterbitkan? Memperhatikan di mana informasi dipublikasikan sangat penting untuk memproses sumber informasi ke dalam memori. Jika sesuatu itu masalah besar, berbagai sumber akan membahasnya, jadi memperhatikan detail seperti ini adalah hal yang penting.

Siapa yang diuntungkan? Mengetahui siapa yang diuntungkan akan membantu kita mengaitkan sumber informasi tersebut ke dalam memori. Hal tersebut juga dapat membantu kita merenungkan kepentingan kita sendiri dan apakah bias pribadi kita sedang berperan.

Beberapa orang memang lebih rentan terhadap berita palsu atau hoaks karena mereka cenderung mudah percaya klaim yang lemah.

Tetapi, kita dapat berusaha menjadi lebih terbuka dan reflektif dengan memperhatikan sumber informasi. Hal ini dapat dimulai mempertanyakan pengetahuan kita sendiri, ketika kita tidak dapat mengingat konteks dari ingatan kita akan suatu hal.

Artikel ini sebelumnya tayang di The Conversation.

The Conversation

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks

Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:27 WIB

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 19:53 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok

Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:00 WIB

Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital

Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 07:05 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan

Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 07:05 WIB

PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede

PDIP Buka Suara Soal Akun Instagram Jokowi yang Sempat Unggah Hoaks Melva Pardede

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:10 WIB

BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!

BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Puan Ungkap DPR Kerap Diterpa Hoaks: Dari Kutipan Palsu hingga Video Lama yang 'Diplintir'

Puan Ungkap DPR Kerap Diterpa Hoaks: Dari Kutipan Palsu hingga Video Lama yang 'Diplintir'

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Mendes Yandri Susanto Polisikan 73 Akun Medsos, Tak Terima Difitnah Lewat Video AI Deepfake

Mendes Yandri Susanto Polisikan 73 Akun Medsos, Tak Terima Difitnah Lewat Video AI Deepfake

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×