Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?

Silfa Humairah Utami, Tivan Rahmat

Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:48 WIB
Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?
Samsung Galaxy S20 Ultra di Jakarta, Kamis (13/2/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?

Dalam satu dekade terakhir, fungsi ponsel bukan hanya sekadar alat untuk berkomunikasi via suara maupun teks semata. Seiring dengan cepatnya arus perkembangan teknologi, vendor ponsel berlomba-lomba untuk memikat konsumennya dengan aneka fitur hiburan, termasuk kamera.

Cara perusahaan ponsel untuk mengembangkan kemampuan kameranya pun beragam, mulai dari memperbanyak jumlah sensor, meningkatkan kekuatan resolusi kamera, hingga membekali 'mata' ponsel dengan segudang teknologi paling mutakhir, seperti kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Di sisi lain, 'perjuangan' perusahaan ponsel untuk mengembangkan teknologi kamera menuai hasil. Saat ini, harus diakui bahwa kemampuan kamera menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen sebelum memilih ponsel yang mereka inginkan.

Bagi konsumen yang berkantong tebal, nominal belasan atau puluhan juta tidak menjadi masalah asalkan mereka mendapatkan ponsel dengan kemampuan kamera yang ciamik.

Di pasar ponsel Indonesia sendiri, jumlah vendor yang menawarkan kemampuan kamera ponselnya ibarat jamur di musim penghujan: banyak tak terhingga. Namun teraktual, ada Samsung yang memperkenalkan produk flagshipnya, yaitu Galaxy S20 Ultra.

Sekadar informasi, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mengklaim ponsel premium tersebut sebagai ponsel dengan fitur kamera tercanggih yang pernah mereka buat. Pasalnya, kamera Samsung Galaxy S20 Ultra dilengkapi dengan sensor 108 MP kamera dan teknologi AI yang disebut-sebut sanggup memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna dalam menangkap momen berharga, termasuk dengan space zoom yang membuat smartphone ini mampu menangkap gambar dengan hasil yang baik meski pemotretan diambil dari jarak jauh.

Saat peluncuran Samsung Galaxy S20 Ultra, mereka mengungkapkan bahwa fitur kamera pada produk terbarunya dilengkapi dengan kapabilitas Artificial Intelligence (AI) untuk memberikan hasil gambar terbaik.

Namun jika dicermati lebih jauh lagi, penggunaan teknologi AI yang digunakan Samsung sudah pernah diterapkan oleh perusahaan pesaing Samsung, yakni Huawei pada produk lansiran mereka di tahun 2019 lalu lewat model Huawei P30 Pro.

baca juga

Contohnya saja, bisa dilihat dari trio kamera utama pada Galaxy S20 dan S20+, sistem yang diterapkan sangatlah mirip dengan produk P30 dari Huawei yang diluncurkan Maret tahun lalu.

Faktanya, Samsung mengklaim kamera beresolusi tinggi dengan 64 MP pada Galaxy S20 dan S20+ bisa jadi menyesatkan karena lensa 64 MP bukan terletak pada kamera utama, melainkan lensa telephoto yang menampilkan 3x optical zoom.

Di sisi lain, Huawei P30 Pro juga dilengkapi dengan tiga kamera dengan spesifikasi kamera utama 40 MP (27mm, f/1.6), kamera ultrawide angle 20 MP (16mm ultrawide sensor, f/2.2) dan kamera telephoto 8MP dengan SuperZoom Lens (5x Optical Periscope prism f/3.4).

Kemampuan Samsung menghadirkan Galaxy S20 Ultra juga perlu mendapatkan sorotan yang baik karena kecanggihan produk melalui 10x optical zoom-nya, namun teknologi AI yang digunakan sebenarnya sudah pernah dikenalkan Huawei melalui P30 Pro pada tahun lalu. Jadi pada dasarnya, teknologi pembesaran obyek atau zoom sudah bukan baru lagi.

Saat ini, teknologi zoom pada kamera dianggap sangat penting. Semakin tinggi tingkat zoom pada kamera, semakin menyulitkan pengguna dalam mendapatkan posisi yang stabil dan menangkap gambar yang baik.

Oleh karena itu, Samsung Galaxy S20 Ultra dibekali teknologi Super Steady dengan bantuan AI untuk menganalisa dan menangkap gambar yang lebih stabil.

Sialnya, teknologi serupa sebelumnya pertama kali diperkenalkan oleh Huawei P30 Pro dengan Optical Image Stabilization yang menggunakan teknologi AI Image Stabilisation (AIS) untuk menigkatkan sinergi antara software dan hardware untuk meningkatkan stabilitas pemotretan zoom dari jarak jauh.

Menurut catatan Huaweicentral, teknologi AIS sudah diperkenalkan sejak akhir tahun 2018. Sedangkan Samsung, baru menyematkan fitur Super Steady pada perangkat Samsung Galaxy S10 yang meluncur tahun lalu. Singkat kata, teknologi stabilisasi kamera bukan hal yang baru lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Samsung akan Jual Ultra Thin Glass Milik Galaxy Z Flip ke Produsen Lain?

Samsung akan Jual Ultra Thin Glass Milik Galaxy Z Flip ke Produsen Lain?

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:18 WIB

Cegah Kecolongan Efek Buruk Gadget, Menteri Bintang Imbau Ini

Cegah Kecolongan Efek Buruk Gadget, Menteri Bintang Imbau Ini

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 23:35 WIB

Strategi Mengatasi Kecanduan Bermain Gadget pada Anak

Strategi Mengatasi Kecanduan Bermain Gadget pada Anak

Your Say | Senin, 20 Januari 2020 | 17:13 WIB

Terkini

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks

Riau | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:29 WIB

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Sport | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:25 WIB

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

News | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

×