Terbaru, Astronom Bagikan Gambar Resolusi Tertinggi Matahari

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Terbaru, Astronom Bagikan Gambar Resolusi Tertinggi Matahari
Ilustrasi Matahari. [Shutterstock]

Astronom membagikan gambar terbaru yang menunjukkan resolusi tertinggi dari bagian Matahari.

Suara.com - Astronom membagikan gambar terbaru yang menunjukkan resolusi tertinggi dari bagian Matahari yang pernah diambil. Potret tersebut adalah korona, bagian terluar Matahari yang tidak bisa terlihat secara langsung dari Bumi, kecuali pada saat terjadinya gerhana Matahari total.

Berkat sebuah teleskop suborbital, kini astronom bisa menyajikan gambar dengan resolusi tertinggi dari korona Matahari. Teleskop yang disebut High-Resolution Coronal Imager (Hi-C) ini, memiliki kemampuan untuk melihat detail objek dengan ukuran sekecil 70 kilometer.

Para ahli berfokus pada helai plasma bermagnet yang mengisi korona. Kemudian teleskop mencitrakan helai "tipis" sekitar ukuran 200 kilometer, meskipun lebar tipikal potret tersebut lebih sekitar 510 kilometer.

Penampakan Matahari. [Iopscience.iop.org]
Penampakan Matahari. [Iopscience.iop.org]

"Sampai saat ini para astronom yang meneliti Matahari melihatnya dalam definisi standar, sedangkan kualitas luar biasa dari data yang disediakan teleskop Hi-C memungkinkan kita untuk meneliti sepetak Matahari dalam definisi tinggi untuk pertama kalinya," ucap Robert Walsh, pemimpin institusional untuk tim Hi-C dan profesor dari University of Central Lancashire.

Hi-C bukanlah satu-satunya proyek untuk meneliti Matahari. NASA dan ESA juga telah meluncurkan Parker Solar Probe dan Solar Orbiter (SolO).

Menurut Dr Amy Winebarger, penyelidik utama Hi-C di NASA MSFC, mengatakan bahwa gambar-gambar dari Hi-C memberi ilmuwan wawasan baru tentang atmosfer Matahari.

Saat ini, para ilmuwan belum sepenuhnya memahami bagaimana korona Matahari memiliki suhu yang sangat panas. Bagian luar itu memiliki suhu jutaan derajat dan hal tersebut membuat bingung, mengingat suhu permukaan Matahari sekitar 5.500 derajat Celcius.

Dilansir laman IFL Science, Senin (13/4/2020), Hi-C dan misi Matahari lainnya diharapkan dapat mengumpulkan cukup data untuk mengungkapkan misteri ini. Gambar terbaru dengan resolusi tertinggi Matahari ini sendiri telah dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS