Facebook Hapus Hampir 200 Akun Terkait dengan Grup Kebencian

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 08 Juni 2020 | 13:45 WIB
Facebook Hapus Hampir 200 Akun Terkait dengan Grup Kebencian
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Suara.com - Facebook telah menghapus hampir 200 akun yang berhubungan dengan kelompok supremasi kulit putih, yang berusaha menggalang para pendukung untuk menghadiri protes atas kekerasan polisi terhadap orang kulit hitam.

Dikutip The Verge dari Associated Press, Senin (8/6/2020), akun tersebut terkait dengan dua kelompok kebencian yang telah dilarang oleh Facebook, yaitu Proud Boys dan the American Guard.

Facebook telah memantau akun dan mulai melihat unggahan yang mendorong orang untuk menghadiri protes secara langsung dan bergerak dengan membawa senjata. Perusahaan tidak memberikan detail tentang di mana pengguna akun berada atau apa yang secara khusus mereka rencanakan.

Ilustrasi simbol anti hate speech atau ujaran kebencian. [Shutterstock]
Ilustrasi simbol anti hate speech atau ujaran kebencian. [Shutterstock]

Pekan lalu Facebook mengatakan, akan membatasi penyebaran grup dan halaman pada platformnya yang terhubung dengan istilah "boogaloo", yang digunakan beberapa kelompok sayap kanan untuk merujuk pada Perang Sipil Amerika kedua yang diperkirakan akan terjadi. Facebook akan menghapus halaman dan grup dari hasil pencarian dan tidak akan merekomendasikannya kepada pengguna lain.

Di sisi lain, Facebook juga menerbitkan rekomendasi baru untuk admin grup dalam upaya membantu mereka memfasilitasi percakapan tentang ras dan ketidaksetaraan.

Grup telah berperan penting untuk memoderasi diskusi tentang gerakan Black Lives Matter dan ketidakadilan di Amerika Serikat. Tetapi beberapa admin dan moderator menghapus postingan pengguna yang dianggap "politis". Keputusan penghapusan itu mendorong anggota untuk meninggalkan grup dan bahkan dapat menimbulkan perdebatan satu sama lain.

Facebook juga menyebut bahwa admin grup harus mengedukasi diri mereka sendiri tentang masalah tersebut.

"Ciptakan peluang bagi anggota baru dan beragam untuk bergabung dengan tim moderasi, mengakui peristiwa terkini dengan unggahan yang menguraikan aturan, dengarkan anggota, dan terbuka untuk berubah di sekitar pos yang diizinkan," tulis Facebook dalam postingannya.

Facebook secara langsung membatasi larangan posting politik yang diikuti banyak kelompok dan merekomendasikan agar para admin grup membuat daftar topik tertentu yang tidak diizinkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Ini Tanyakan New Normal Jogja, Warganet: Sudah Semrawut!

Netizen Ini Tanyakan New Normal Jogja, Warganet: Sudah Semrawut!

Jogja | Senin, 08 Juni 2020 | 11:08 WIB

Twitter, Facebook, dan Instagram Hapus Video Kampanye Donald Trump

Twitter, Facebook, dan Instagram Hapus Video Kampanye Donald Trump

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 16:24 WIB

Cari Kerja saat Covid-19: Selalu Positif, Semua Pengalaman Kerja Berharga

Cari Kerja saat Covid-19: Selalu Positif, Semua Pengalaman Kerja Berharga

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 05:24 WIB

Facebook Tolak Iklan Media Asing Jelang Pemilu Amerika Serikat

Facebook Tolak Iklan Media Asing Jelang Pemilu Amerika Serikat

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2020 | 20:38 WIB

Facebook Tolak Saring Unggahan Donald Trump, Karyawan Resign

Facebook Tolak Saring Unggahan Donald Trump, Karyawan Resign

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 22:24 WIB

Gojek Didukung Investor: Ada Facebook, PayPal, Google, sampai Tencent

Gojek Didukung Investor: Ada Facebook, PayPal, Google, sampai Tencent

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×