Gandeng Ahli Kimia, NASA Kembangkan Parfum Aroma Luar Angkasa

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Gandeng Ahli Kimia, NASA Kembangkan Parfum Aroma Luar Angkasa
Keindahan luar angkasa yang dihiasi planet, bintang, dan galaksi di alam semesta [Shutterstock].

Bagaimanakah bau luar angkasa sejatinya? NASA mengutus pakar untuk membuat formula yang aromanya bisa dirasakan publik.

Suara.com - Banyak orang mungkin bertanya-tanya bagaimana aroma atau bau luar angkasa. Kini, sebuah parfum telah dikembangkan untuk membantu para astronot terbiasa dengan aroma luar angkasa.

Parfum yang disebut Eau de Space ini dikembangkan Steve Pearce, seorang ahli kimia dan pendiri Omega Ingredients. Awalnya ia dikontrak NASA untuk menciptakan kembali aroma luar angkasa pada tahun 2008, sebagai bagian dari misi badan antariksa untuk menghilangkan rasa kaget ketika para astronot berada di luar angkasa.

Eau de Space, parfum beraroma luar angkasa yang digagas NASA dan dikembangkan ahli kimia [kickstarter.com].
Eau de Space, parfum beraroma luar angkasa yang digagas NASA dan dikembangkan ahli kimia [kickstarter.com].

Steve Pearce membutuhkan waktu empat tahun untuk menyempurnakan aromanya.

"Itu seperti bau dari pistol, tepat setelah melontarkan peluru atau tembakan. Kupikir baunya seperti bau yang pahit selain berasap dan terbakar," ucap Peggy Whitson, seorang astronot yang pernah bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) saat ditanya mengenai aroma luar angkasa, seperti dikutip dari NDTV pada Selasa (29/6/2020).

Menurut Unilad, Steve Pearce juga terinspirasi dari akun astronot yang menggambarkan aroma luar angkasa sebagai "campuran bubuk mesiu, steak seared, raspberry, dan rum".

Tim di belakang Eau de Space saat ini mencari dukungan masyarakat melalui Kickstarter untuk membantu publik mendapatkan aroma luar angkasa.

"The Smell of Space telah terkunci di belakang "Need to Know", pelatihan lapangan khusus astronot saja, dan Red Tape selama bertahun-tahun. Sekarang kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk memproduksi massal sehingga semua orang dapat merasakan aroma luar angkasa untuk mereka sendiri," tulis tim melalui kampanye Kickstarter.

Dalam pembaruan yang diunggah, tim di belakang Eau de Space mengatakan telah mendapatkan 391 pendukung dari seluruh dunia dengan dukungan sebesar 20 ribu dolar Aerima Serikat (AS). Manajer produk Eau de Space, Matt Richmond berharap aroma itu akan meningkatkan minat dalam pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS