Fantasy Town, Lestarikan Budaya Indonesia Melalui Game

RR Ukirsari Manggalani | Tivan Rahmat
Fantasy Town, Lestarikan Budaya Indonesia Melalui Game
Fantasy Town [Google Play].

Inilah game tentang keelokan alam dan budaya Tanah Air dalam tampilan seru. Dijamin tanpa kontak, minimalkan COVID-19.

Suara.com - Sebagai negara kepulauan, Indonesia dikaruniai beragam peninggalan budaya, seni rupa dan sejarah dari masa lampau, yang biasanya dapat dinikmati dengan berkunjung ke museum atau tempat bersejarah lainnya. Adanya pandemi COVID-19 melahirkan ide untuk penyediaan lokasi secara online.

Beruntung, Garena bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berinisiasi untuk membuat game Fantasy Town.

Secara ringkas, game terbaru ini menghadirkan sejumlah tempat bersejarah di Indonesia untuk mengenal serta melestarikan budaya Indonesia dari rumah dengan cara yang menyenangkan melalui game farming simulator.

Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyemprotkan air saat membersihkan abu vulkanik erupsi gunung Merapi di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin(22/6/2020).  [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]
Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyemprotkan air saat membersihkan abu vulkanik erupsi gunung Merapi di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin(22/6/2020). Sebagai ilustrasi keeolakan Candi Borobudur contactless bisa disimak di game buatan developer lokal  [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]

Beberapa tempat bersejarah di Indonesia pun hadir di dalam game Fantasy Town, mulai dari Candi Borobudur, Monumen Nasional (Monas), Lawang Sewu, Kota Tua Jakarta, Rumah Gadang, Rumah Adat Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Makassar.

Tak hanya lokasi, karakter Fantasy Town pun terinspirasi dari legenda Nusantara. Maka, tidak mengherankan jika pemain dapat memainkan sosok Kabayan, Iteung, dan Radu.

Nantinya, pemain akan melakukan berbagai aktivitas, mulai bercocok tanam, beternak, berdagang, menjelajahi area misterius, hingga membangun kota impian dengan nuansa budaya Indonesia.

"Fantasy Town merupakan sebuah usaha dari Garena Indonesia untuk melestarikan budaya lokal ini sehingga dapat diakses oleh siapa saja secara digital. Melalui game ini, diharapkan dapat juga bermanfaat untuk kepentingan edukasi budaya dalam menginspirasi generasi mendatang," kata Hans Kurniadi Saleh, Direktur Garena Indonesia, dalam konferensi virtual pada Kamis (30/7/2020).

Sementara bagi Kemenparekraf, Fantasy Town bisa menjadi sarana generasi muda untuk menelusuri kekayaan budaya lokal dengan cara kekinian.

"Kemenparekraf menyambut baik kehadiran Fantasy Town dalam perannya untuk melestarikan kebudayaan Indonesia. Kami akan terus mendukung pertumbuhan industri game di Indonesia terutama karena sejalan dengan gerakan Bangga Buatan Indonesia yang mengusung budaya bangsa Indonesia," tandas Josua Puji Mulia Simanjuntak, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif yang hadir secara online.

Game ini dikembangkan oleh developer lokal, Arumgames, dan mulai sekarang sudah tersedia untuk para pengguna iOS dan Android.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS