BMKG: Abu Gunung Sinabung Tak Sampai ke Aceh

Liberty Jemadu

Minggu, 09 Agustus 2020 | 01:12 WIB
BMKG: Abu Gunung Sinabung Tak Sampai ke Aceh
Ilustrasi erupsi Gunung Sinabung. [ANTARA FOTO/Tibta Peranginangin]

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh menyebutkan abu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung yang mengarah ke timur dan tenggara tidak sampai ke wilayah perbatasan di Provinsi Aceh.

"Meski erupsi Sinabung terbawa angin yang bertiup ke timur dan tenggara, tetapi hingga kini tak ada laporan dari wilayah perbatasan Aceh mengenai dampaknya," terang Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Zakaria Ahmad di Banda Aceh, Sabtu (8/8/2020).

Ia menyebut, sedikitnya terdapat tiga kabupaten di provinsi paling barat Indonesia berbatasan dengan Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Di wilayah pesisir barat-selatan Aceh, terang dia, berbatasan dengan Aceh Singkil, sedangkan wilayah tengah Aceh ada Aceh Tenggara, dan terakhir pesisir timur Aceh berbatasan dengan Aceh Tamiang.

"Dari ketiga daerah di Aceh itu, terutama dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat belum ada dampak (abu) vulkanik Sinabung," tegas Zakaria.

Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Muhamad Nurul Assori, menyebut, sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara terkena dampak letusan Gunung Sinabung yang menyemburkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter, Sabtu dini hari ini.

"Wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Sinabung, yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Simpang 4, dan Kecamatan Merdeka," katanya.

Gunung Sinabung pada Sabtu, pukul 01.58 WIB kembali meletus dengan tinggi kolom abu yang teramati kurang lebih 2.000 meter di atas puncak gunung tersebut atau kurang lebih 4.460 meter di atas permukaan laut.

Erupsi kali ini merupakan yang pertama di masa pandemi COVID-19, setelah erupsi terakhir pada 9 Juni 2019 dengan melontarkan abu vulkanik kurang lebih 7.000 meter di atas puncak atau 9.460 meter di atas permukaan laut. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Erupsi Gunung Sinabung Sulit Diprediksi? Ahli Ungkap Penjelasannya

Mengapa Erupsi Gunung Sinabung Sulit Diprediksi? Ahli Ungkap Penjelasannya

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:35 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:45 WIB

Pesona Kebun Anggur di Bawah Kaki Gunung Sinabung, Bisa PP dari Medan!

Pesona Kebun Anggur di Bawah Kaki Gunung Sinabung, Bisa PP dari Medan!

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:10 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×