alexametrics

Hore! Gajah Paling Kesepian di Dunia Ini Akhirnya Mendapatkan Teman

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Hore! Gajah Paling Kesepian di Dunia Ini Akhirnya Mendapatkan Teman
Gajah paling kesepian, Kaavan. [Twitter]

Seekor gajah paling kesepian di dunia bernama Kaavan, akhirnya akan mendapatkan beberapa teman.

Suara.com - Seekor gajah paling kesepian di dunia bernama Kaavan, akhirnya akan mendapatkan beberapa teman, setelah terisolasi sendirian. Gajah berusia 35 tahun itu akan dipindahkan ke suaka margasatwa untuk dipersatukan kembali dengan jenisnya.

Kaavan pertama kali datang ke Pakistan saat berumur satu tahun sebagai hadiah dari Sri Lanka dan sejak saat itu Kaavan tinggal di Kebun Binatang Marghazar, Islamabad. Pada tahun 1990-an, Kaavan memiliki teman betina bernama Saheli tetapi mati pada 2012.

Gajah adalah makhluk yang sangat sosial dan cerdas, sama seperti halnya manusia. Mereka tidak akan tumbuh dengan baik jika dipelihara sendiri dalam jangka waktu lama.

Kelompok-kelompok hak asasi hewan telah lama khawatir bahwa Kaavan menderita karena keterasingan, hingga membuatnya mendapatkan gelar sebagai gajah paling kesepian di dunia.

Baca Juga: BKSDA Catat 95 Kasus Konflik Gajah Terjadi di Aceh Sepanjang 2020

Kaavan juga berada dalam kondisi di bawah standar di kebun binatang tersebut, yang semakin memicu kemarahan pecinta hewan secara global. Setelah kampanye yang dipelopori oleh Four Paws, Kaavan akhirnya dipindahkan ke Kamboja. Mengirim gajah dewasa sejauh itu bukanlah hal yang mudah, tetapi Kaavan tampaknya melakukan perjalanannya dengan gembira.

"Dalam beberapa minggu terakhir, saya menghabiskan hampir setiap hari dengan Kaavan, berbicara dan menyanyikan lagu-lagu Frank Sinatra untuknya. Ini mungkin tampak tidak masuk akal bagi orang lain, tetapi memungkinkan bagi saya untuk membangun hubungan yang dekat dengan gajah. Sekarang dia siap bekerja dengan pelatihnya," kata Amir Khalil, dokter hewan yang merawat Kaavan, seperti dikutip IFL Science pada Rabu (2/12/2020).

Menurut situs web Four Paws, Kaavan tidak dibius selama pemindahan sehingga menjaganya tetap tenang saat dalam penerbangan adalah hal yang terpenting untuk keselamatan. Meski begitu, penerbangan dilaporkan lancar karena Kaavan akhirnya mendarat dengan aman di Siem Reap, Kamboja.

Kaavan akan bergabung dengan sekelompok gajah di Suaka Margasatwa Kamboja dengan dukungan dari organisasi nirlaba Free The Wild. Free The Wild sendiri telah menjadi bagian dari perjuangan untuk merelokasi Kaavan sejak tahun 2016.

Kepindahannya dari negara itu menandai gajah Asia terakhir yang meninggalkan Pakistan. Kebun Binatang Marghazar, Islamabad, tempat Kaavan sebelumnya berada, akan ditutup. Tetapi Four Paws masih melakukan kampanye untuk menampung monyet dan rusa serta dua beruang bernama Susie dan Bubloo yang tersisa dari kebun binatang tersebut.

Baca Juga: Gajah Lapar Serbu Pembuangan Sampah, Makan Plastik Hingga Mati Perlahan

Komentar