Misterius, Timbal Ditemukan dalam Darah Pasien di India

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 10 Desember 2020 | 14:30 WIB
Misterius, Timbal Ditemukan dalam Darah Pasien di India
Ilustrasi pasien di India. [Money SHARMA / AFP]

Suara.com - Pejabat medis melaporkan kepada Al Jazeera bahwa jumlah timbal dan nikel yang berlebihan, ditemukan dalam sampel darah pasien yang terkena "penyakit misterius" di negara bagian Andhra Pradesh, India selatan.

Tercatat lebih dari 500 orang di Kota Eluru jatuh sakit dan mengalami mual, kejang, hingga pingsan. Sedikitnya satu orang meninggal dunia pada Minggu (6/12/2020).

Menurut pernyataan pemerintah daerah, penemuan awal oleh para ahli medis menunjukkan bahwa keracunan timbal dan nikel dapat menyebabkan penyakit tersebut.

"Sampai saat ini hasil yang kami terima dari para ahli di AIIMS (All India Institute of Medical Science) menunjukkan timbal dan nikel dalam jumlah berlebih pada darah pasien," kata Dr AVR Mohan, pengawas medis Rumah Sakit Distrik Vijayawada, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (10/12/2020).

Ilustrasi bus di India. (Pixabay/travelphotographer)
Ilustrasi India. (Pixabay/travelphotographer)

Dr Mohan menambahkan bahwa awalnya para dokter sudah mengirim sampel darah dari 10 pasien dan mengirimkan 30 sampel tambahan pada Selasa (8/12/2020).

Dr Mohan yang juga merupakan koordinator wilayah pelayanan kesehatan untuk Vijayawada mengatakan tidak satupun pasien yang ditemukan terinfeksi virus Corona (Covid-19).

"Kami telah melakukan tes Covid-19 untuk masing-masing pasien, tetapi tidak ada yang positif. 72 pasien yang menderita penyakit misterius itu dirawat di rumah sakit dan kami telah mengeluarkan lebih dari 400 pasien dari rumah sakit," tambah Dr Mohan.

Ia mengatakan, setidaknya enam pasien yang telah pulih dari penyakit itu mengalami serangan kejang kedua dan dibawa kembali ke rumah sakit.

Para ahli juga telah mengumpulkan sampel sayuran dan susu yang dikonsumsi di distrik tersebut untuk pengujian.

baca juga

"Lebih banyak tes sedang dilakukan oleh Institut Teknologi Kimia India dan institut lain, hasilnya diharapkan segera," kata pernyataan dari kantor menteri utama Andhra Pradesh.

Para ahli awalnya mencurigai kontaminasi air sebagai penyebab penyakit, tetapi ahli kesehatan tidak menemukan timbal atau nikel dalam sampel air yang diuji.

Pihak berwenang di India mengatakan sedang menyelidiki apakah organoklorin yang digunakan sebagai pestisida atau dalam pengendalian nyamuk telah menyebabkan wabah tersebut.

Ilustrasi nyamuk (Pexels.com)
Ilustrasi nyamuk (Pexels.com)

Menurut legislator federal GVL Narasimha Rao, salah satu penyebab yang paling mungkin adalah zat organoklorin beracun. Meski begitu pihak pemerintah masih menunggu laporan tes untuk menentukan penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muslimah Pakai Burqa Tewas Setelah Diperkosa, Wajah Hancur Dihantam Batu

Muslimah Pakai Burqa Tewas Setelah Diperkosa, Wajah Hancur Dihantam Batu

Batam | Selasa, 08 Desember 2020 | 12:01 WIB

Ratusan Warga India Terkena Penyakit Misterius, Gejalanya Kejang & Muntah!

Ratusan Warga India Terkena Penyakit Misterius, Gejalanya Kejang & Muntah!

Health | Selasa, 08 Desember 2020 | 12:01 WIB

India Diserang Virus Misterius, 400 Orang Mendadak Kejang dan Pingsan

India Diserang Virus Misterius, 400 Orang Mendadak Kejang dan Pingsan

News | Selasa, 08 Desember 2020 | 11:47 WIB

Ratusan Orang Di India Terserang Penyakit Epilepsi Misterius

Ratusan Orang Di India Terserang Penyakit Epilepsi Misterius

Health | Selasa, 08 Desember 2020 | 09:41 WIB

Penyakit Misterius di India Ini Bikin Orang Mual dan Pingsan Mendadak

Penyakit Misterius di India Ini Bikin Orang Mual dan Pingsan Mendadak

Jatim | Senin, 07 Desember 2020 | 17:54 WIB

Pejabat India Tuduh China Beri Dukungan ke Kelompok Pemberontak

Pejabat India Tuduh China Beri Dukungan ke Kelompok Pemberontak

News | Senin, 07 Desember 2020 | 17:35 WIB

Terkini

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×