alexametrics

Saingi Google dan Microsoft, Zoom Siap Luncurkan Layanan Email dan Kalender

Bimo Aria Fundrika | Dicky Prastya
Saingi Google dan Microsoft, Zoom Siap Luncurkan Layanan Email dan Kalender
Ilustrasi aplikasi Zoom di laptop. [Shutterstock]

Platform konferensi video tersebut dikabarkan sudah mengerjakan platform email, yang nantinya akan menjadi layanan web email.

Suara.com - Zoom dilaporkan bakal segera merilis layanan email dan kalender agar kompatibel dengan layanan konferensi video miliknya. Dengan ini, Zoom siap bersaing dengan Google dan Microsoft.

Mengutip The Verge, Jumat (25/12/2020), platform konferensi video tersebut dikabarkan sudah mengerjakan platform email, yang nantinya akan menjadi layanan web email. Uji coba diperkirakan terjadi pada awal tahun 2021.

Sementara untuk layanan kalender masih belum ada keterangan lebih lanjut. Tidak jelas apakah Zoom sudah mulai menguji coba layanan ini atau baru sekadar wacana.

Selain itu, Zoom juga menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka akan mengembangkan penuh aplikasi berbasis suite. Mereka telah menawarkan lowongan pekerjaan yang berbasis pengembangan fitur menarik pada chatting dan layanan interaksi dengan aplikasi lain seperti Asana dan Dropbox.

Baca Juga: Rayakan Hari Ibu, Google Ajak Buat Kartu Virtual Lewat Doodle

Ilustrasi aplikasi Zoom di ponsel pintar. [Shutterstock]
Ilustrasi aplikasi Zoom di ponsel pintar. [Shutterstock]

Jika benar Zoom melakukan ini, maka mereka akan siap bersaing dengan Microsoft dengan platform Office 365 dan Google dengan Workspace.

Sebagaimana diketahui, kedua platform tersebut telah menawarkan produk kalender, email, dan video dalam satu bundel. Jadi sangat masuk akal apabila Zoom membawa fitur kalender dan email untuk melengkapi platformnya.

Namun belum bisa dipastikan apakah Zoom benar-benar melakukan pengembangan fitur. Sebab, tahun depan diprediksi menjadi momentum untuk penyebaran vaksin secara besar-besaran ke seluruh dunia. Hal tersebut akan berdampak pada penurunan minat pada layanan konferensi video, termasuk Zoom.

Zoom juga menolak berkomentar untuk menanggapi informasi ini.  

Baca Juga: Mengenal Zoom Fatigue, Fenomena Lelah dan Cemas Karena Sering Rapat Online

Komentar