Gandeng Jepang, NASA Resmi Bermitra untuk Program Artemis

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 20 Januari 2021 | 13:00 WIB
Gandeng Jepang, NASA Resmi Bermitra untuk Program Artemis
Logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - NASA dan pemerintah Jepang menyelesaikan kesepakatan untuk Lunar Gateway, wahana antariksa yang akan mengorbit di sekitar Bulan sebagai bagian dalam program Artemis.

Perjanjian ini memperkuat upaya luas Amerika Serikat, melibatkan mitra internasional dalam eksplorasi Bulan berkelanjutan dan untuk mendemonstrasikan teknologi untuk misi manusia ke Mars.

Berdasarkan perjanjian ini, Jepang akan menyediakan beberapa teknologi untuk modul International Habitation Gateway (I-Hab), yang akan memberikan inti pendukung kehidupan Gateway dan ruang tambahan tempat kru akan tinggal, bekerja, dan melakukan penelitian selama misi Artemis.

Kontribusi yang direncanakan oleh Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA), meliputi kontrol lingkungan dan sistem pendukung kehidupan I-Hab, baterai, kontrol termal, dan komponen citra, yang akan diintegrasikan ke dalam modul oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) sebelum peluncuran.

Badan Antariksa Jepang (JAXA). [Shutterstock]
Badan Antariksa Jepang (JAXA). [Shutterstock]

Kemampuan tersebut sangat penting untuk operasi Gateway yang berkelanjutan selama periode waktu awak dan tanpa awak.

Di bawah pengaturan dengan Northrop Grumman, Jepang juga akan menyediakan baterai untuk Habitation and Logistics Outpost (HALO) Gateway, sebuah kabin awak pertama untuk astronot yang mengunjungi Gateway.

Selain itu, Jepang juga sedang menyelidiki peningkatan pada pesawat luar angkasa yang memasok kargo HTV-X, yang dapat digunakan untuk pasokan logistik Gateway.

"Memanfaatkan kemampuan yang disumbangkan mitra internasional ke Gateway akan menjadi kunci untuk memungkinkan akses ke permukaan Bulan," kata Kathy Lueders, administrator asosiasi untuk Human Exploration and Operations Mission Directorate di NASA Headquarters, seperti dikutip dari Scitechdaily, Rabu (20/1/2021).

Perjanjian tersebut juga menandai niat NASA untuk memberikan kesempatan bagi awak astronot Jepang ke Gateway, yang akan ditentukan setelah diskusi tambahan.

baca juga

Jepang bergabung dengan dua mitra internasional lainnya untuk berkontribusi dalam misi Gateway. Pada Oktober 2020, NASA dan ESA menandatangani perjanjian serupa. Kemudian disusul oleh Kanada pada November 2020.

Gateway akan memiliki ukuran sekitar seperenam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan berfungsi sebagai titik pertemuan bagi astronot yang melakukan perjalanan ke orbit Bulan, dengan pesawat luar angkasa Orion dan roket Space Launch System milik NASA, sebelum transit ke orbit rendah Bulan dan menginjak permukaan Bulan.

Selain mendukung penelitian ilmiah yang dilakukan oleh robot dan misi pengiriman manusia ke Bulan, Gateway juga akan mendukung aktivitas untuk menguji teknologi yang diperlukan untuk misi manusia ke Mars.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Siap Luncurkan Roket Paling Kuat

NASA Siap Luncurkan Roket Paling Kuat

Tekno | Selasa, 12 Januari 2021 | 07:30 WIB

Teleskop Baru NASA Akan Ungkap Rahasia Big Bang

Teleskop Baru NASA Akan Ungkap Rahasia Big Bang

Tekno | Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:00 WIB

Ilmuwan Temukan Galaksi Terjauh yang Pernah Diamati

Ilmuwan Temukan Galaksi Terjauh yang Pernah Diamati

Tekno | Jum'at, 08 Januari 2021 | 08:30 WIB

Terungkap! Asal-usul Gempa Matahari

Terungkap! Asal-usul Gempa Matahari

Tekno | Kamis, 07 Januari 2021 | 10:30 WIB

Rahasia Pemicu Gempa Matahari Mulai Terungkap

Rahasia Pemicu Gempa Matahari Mulai Terungkap

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 17:59 WIB

NASA Ubah Nama Fasilitas Pengujian Pesawat Antariksa

NASA Ubah Nama Fasilitas Pengujian Pesawat Antariksa

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 15:00 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×