Array

Tak Kuat Hadapi Sanksi Amerika, Merek Huawei P dan Mate Akan Dijual

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 25 Januari 2021 | 22:38 WIB
Tak Kuat Hadapi Sanksi Amerika, Merek Huawei P dan Mate Akan Dijual
Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia, Lo Khing Seng (kiri) bersama Training Director Huawei Consumer Business Group Indonesia, Edy Supartono (kanan) memperkenalkan Huawei P40 Pro untuk pasar Indonesia, Jumat (10/4/2020). [Dok Huawei/Antara]

Suara.com - Huawei berencana menjual model ponsel premiumnya, Mate dan P, demikian diwartakan Reuters, Senin (25/1/2021). Langkah itu disebut sebagai tanda bahwa merek raksasa China itu akan hengkang dari ponsel kelas atas yang dikuasai Samsung serta Apple.

Dua orang sumber yang tak ingin identitas mereka diungkap mengatakan bahwa Huawei kini sedang membahas rencana penjualan dua model ponsel flagshipnya itu dengan beberapa perusahaan investasi yang disokong oleh pemerintah lokal Shanghai.

Pembicaraan itu sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, sementara Huawei sendiri secara internal mulai mempertimbangkan rencana menjual model gawai premiumnya tersebut pada April.

Penjualan Huawei Mate dan Huawei P mencapai 39,7 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan sekitar Rp 534 miliar antara triwulan tiga 2019 sampai triwulan ketiga 2020.

Meski demikian hingga saat ini Huawei belum mengambil keputusan soal penjualan dua model yang sering disandingkan dengan jajaran Galaxy S dari Samsung dan iPhone.

"Huawei mengetahui ada beberapa rumor tak benar yang beredar soal rencana penjualan model ponsel premium kami. Rumor-rumor itu tak ada manfaatnya, tetapi Huawei memang tak memiliki rencana seperti itu," kata seorang juru bicara Huawei.

Sementara pemerintah Shanghai hanya mengatakan bahwa mereka sudah mendengar rumor tersebut dan menolak untuk berkomentar.

Huawei sendiri sebelumnya sudah menjual submerek Honor ke sebuah konsorsium yang dipimpin oleh sebuah perusahaan sokongan pemerintah lokal Shenzen, Tiongkok.

Honor dijual agar merek tersebut tetap bertahan dan terhindar dari sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat atas Huawei.

Baca Juga: Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Honor V40

Model Huawei P dan Mate dijual diduga karena alasan lebih spesifik: Huawei sudah kesulitan menyediakan prosesor buatannya sendiri, Kirin, untuk gawai-gawai tersebut. Cadangan prosesor Kirin milik Huawei diperkirakan sudah habis tahun ini.

Sanksi AS atas Huawei telah membuat perusahaan itu tak saja bisa mengakses sistem Google Mobile Service yang menjadi pintu untuk aplikasi-aplikasi kunci Android, tetapi juga menghalangi perusahaan untuk memproduksi chipsetnya sendiri.

Unit bisnis chipset Huawei, HiSillicon, bergantung pada software perusahaan AS seperti Cadence Design System atau Synopsys Inc untuk mendesain prosesornya dan perakitannya diserahkan ke perusahaan Taiwan, TSMC, yang sialnya juga menggunakan peranti-peranti Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI