facebook

Kantongi Sertifikat TKDN, Redmi Note 10 Pro Segera Masuk Indonesia

Liberty Jemadu
Kantongi Sertifikat TKDN, Redmi Note 10 Pro Segera Masuk Indonesia
Redmi Note 10 Pro akan meluncur di Indonesia dalam waktu dekat. Foto: Redmi 9. [Mi.com]

Redmi Note 10 Pro akan dipacu prosesor Snapdragon 765G.

Suara.com - Xiaomi Indonesia tampaknya akan segera meluncurkan Redmi Note 10 Pro ke Tanah Air dalam waktu dekat. Gawai ini sudah terdaftar di situs Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian pada pekan ini.

Seperti yang disaksikan Suara.com dari Jakarta, Kamis (4/2/2021) di situs P3DN, perangkat dengan tipe M2101K6G sudah memperoleh sertifikat TKDN pada 3 Februari kemarin. Nilai TKDN-nya 30,6 persen dan karenanya telah memenuhi syarat sebagai sebuah ponsel 4G untuk dijual di Indonesia.

Nama M2101K6G sudah tak asing. Ia sudah terdaftar di berbagai negara termasuk India, Amerika Serikat, dan Rusia. Di lembaga sertifikasi Amerika Serikat, FCC perangkat dengan nama tipe itu terungkap sebagai Redmi Note 10 Pro.

Xiaomi Indonesia sendiri belum memberikan informasi soal gawai barunya tersebut, termasuk soal kapan ia diluncurkan, apa namanya model tersebut saat dijual di Tanah Air, dan soal spesifikasinya.

Baca Juga: Seri Redmi K40 Akan Hadir dalam 3 Model

Tetapi sejumlah bocoran di negara lain sudah mengungkap bahwa Redmi 10 Note Pro akan dipacu prosesor Snapdragon 765G, yang disokong RAM 6 GB atau 8 GB dan memori internal dari 64 GB sampai 128 GB. Adapun sebagai otaknya adalah peranti Android 11 dengan tampilan antarmuka MIUI 12.

Redmi Note 10 Pro kabarnya akan memiliki layar 6,7 inci dengan kamera depan 32 MP. Kamera utamanya akan sekuat 64 MP dan dibantu oleh kamera 8 MP serta dua kamera 5 MP.

Setelah Redmi Note 10 Pro mengantongi sertifikat TKDN, maka Xiaomi tampaknya akan segera meluncurkan tiga ponsel baru di Indonesia dalam waktu dekat. Karena pada 20 Januari kemarin Xiaomi juga telah memperoleh sertifikat TKDN untuk Redmi Note 10 dan Mi 11.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar