Masih Tampung Aplikasi China Mendiskriminasi Uighur, Apple Dikritik

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Minggu, 28 Maret 2021 | 15:30 WIB
Masih Tampung Aplikasi China Mendiskriminasi Uighur, Apple Dikritik
Ilustrasi logo Apple. [Shutterstock]

Suara.com - Apple dituduh masih mewadahi lebih dari selusin aplikasi yang dimiliki kelompok militer China untuk membajak kelompok Uighur.

Diyakini aplikasi tersebut masih ada di laman aplikasi App Store.

Mengutip Phone Arena, Minggu (28/3/2021), aplikasi yang dimaksud adalah produk yang dikembangkan oleh berbagai divisi dari Xinjiang Production and Construction Corps, kelompok militer yang mengawasi wilayah Xinjiang.

Padahal, grup tersebut telah masuk daftar hitam di Amerika Serikat.

Pemerintah telah melarang berbagai perusahaan Amerika untuk bekerja sama dengan mereka ataupun organisasi terkait.

Sikap acuh tak acuh Apple dinilai tidak mengejutkan. Sebab, perusahaan akhir-akhir ini telah menutup mata lebih untuk tetap berpegang pada pemerintah China.

Warga Muslim Uighur sedang menunaikan ibadah sholat. (Shutterstock)
Warga Muslim Uighur sedang menunaikan ibadah sholat. (Shutterstock)

Pendapatan Apple dari China untuk iPhone 12 juga menjadi faktor bahwa perusahaan tidak terlalu menanggapi tuduhan tersebut.

Setelah tuduhan ini ramai di media, raksasa teknologi AS pada akhirnya mungkin cukup tertekan untuk menghapus aplikasi terkait dari App Store.

Satu-satunya komentar Apple adalah bahwa aplikasi tersebut sesuai dengan hukum AS dan tidak melanggar daftar hitam.

baca juga

Apple dinilai cari aman karena perusahaan Barat yang menentang pemerintah mendapatkan pembalasan serius dari Partai Komunis China.

Seperti yang terjadi pada brand H&M. Beberapa waktu lalu mereka menyatakan prihatin atas kerja paksa produksi kapas yang dilakukan Muslim Uighur di wilayah Xinjiang.

H&M juga menegaskan bahwa mereka tidak lagi mengambil bahan untuk produk mereka dari wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Solidaritas untuk Muslim Uighur di Kedubes China

Aksi Solidaritas untuk Muslim Uighur di Kedubes China

Foto | Kamis, 25 Maret 2021 | 15:57 WIB

Apple Didenda Rp 4,4 Triliun karena Pelanggaran Paten iTunes

Apple Didenda Rp 4,4 Triliun karena Pelanggaran Paten iTunes

Tekno | Kamis, 25 Maret 2021 | 07:30 WIB

Anggap Campuri Urusan Uighur, Cina Balas Sanksi Uni Eropa

Anggap Campuri Urusan Uighur, Cina Balas Sanksi Uni Eropa

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 15:22 WIB

Alami Krisis Chip, Produksi iPhone Apple Ikut Terancam

Alami Krisis Chip, Produksi iPhone Apple Ikut Terancam

Tekno | Senin, 22 Maret 2021 | 14:00 WIB

Praktik Kerja Paksa Muslim Uighur di China

Praktik Kerja Paksa Muslim Uighur di China

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 12:48 WIB

Waduh, Pengguna iPhone 12 Laporkan Warna Ponselnya Memudar

Waduh, Pengguna iPhone 12 Laporkan Warna Ponselnya Memudar

Tekno | Selasa, 16 Maret 2021 | 19:07 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×