Melambangkan Kematian, Cincin Tengkorak Abad Pertengahan Ditemukan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 08 April 2021 | 12:53 WIB
Melambangkan Kematian, Cincin Tengkorak Abad Pertengahan Ditemukan
Harta karun abad pertengahan. [National Museum Wales]

Suara.com - Pendeteksi logam di Wales menemukan sembilan barang berharga yang berasal dari periode abad pertengahan dan pasca-abad pertengahan, termasuk cincin emas dihiasi tengkorak terbuat dari enamel putih.

Setelah menganalisis barang temuan tersebut, Graeme David Hughes, koroner senior South Wales Central di Inggris, secara resmi menyatakannya sebagai "harta karun".

Secara keseluruhan, harta karun ini termasuk tiga tumpukan koin emas dan perak, cincin emas dan perak, dan barang-barang pribadi yang dikenakan oleh anggota kelas atas masyarakat Welsh dari abad kesembilan hingga abad ke-17.

Cincin dengan hiasan tengkorak mengerikan tersebut menarik perhatian ahli pendeteksi logam David Balfour, yang menemukannya di Carreghofa.

Cincin tengkorak itu kemungkinan melambangkan kematian karena dikelilingi oleh frase "Memento Mori", bahasa Latin yang artinya "ingat bahwa Anda (harus) mati".

Menurut analisis bentuk, gaya, dan skrip cincin menunjukkan bahwa cincin tersebut berasal dari antara 1550 dan 1650.

Harta karun abad pertengahan. [National Museum Wales]
Harta karun abad pertengahan. [National Museum Wales]

"Ini adalah contoh langka cincin kenang-kenangan Tudor atau awal Stuart dengan asal-usul Welsh yang jelas," kata Mark Redknap, wakil kepala Collections and Research di National Museum Wales, dikutip dari Live Science, Kamis (8/4/2021).

Pendeteksi logam Chris Perkins dan Shawn Hendry juga menemukan salah satu dari harta karun, yaitu tiga koin emas abad pertengahan pada April 2019.

Koin emas tersebut dicetak antara 1327 hingga 1399 dan dikenal sebagai "nobles". Kemungkinan koin-koin ini terkubur untuk diamankan menjelang akhir abad ke-14.

baca juga

Harta karun lainnya termasuk lima koin perak dari Duchy of Burgundy di daratan Eropa. Koin-koin ini, yang ditemukan oleh Aled Roberts dan Graham Wood pada Mei 2019, dikuburkan pada masa pemerintahan Henry VIII sekitar 1530.

Pengikat kait ganda abad pertengahan awal yang kemungkinan besar digunakan oleh Anglo-Saxon selama abad kesembilan juga ditemukan.

Sementara itu, cincin emas lainnya yang dikenal sebagai cincin posy dan diukir dengan moto "Tetaplah sampai akhir" ditemukan di Kota Talgarth.

Cincin tersebut berasal dari akhir abad ke-17 atau awal abad ke-18.

Harta karun abad pertengahan. [National Museum Wales]
Harta karun abad pertengahan. [National Museum Wales]

Artefak yang baru ini termasuk di antara 20 hingga 45 harta karun yang dilaporkan di Wales setiap tahun. Lebih dari 550 harta karun telah ditemukan dan dianalisis sejak Portable Antiquities Scheme di Wales dimulai pada 1997

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Boleh Cari Harta Karun di RI, Susi: Harusnya Milik Bangsa

Investor Asing Boleh Cari Harta Karun di RI, Susi: Harusnya Milik Bangsa

Hits | Kamis, 04 Maret 2021 | 08:35 WIB

Susi Pudjiastuti Protes Jokowi Izinkan Asing Keruk Harta Karun di Laut RI

Susi Pudjiastuti Protes Jokowi Izinkan Asing Keruk Harta Karun di Laut RI

Bali | Kamis, 04 Maret 2021 | 07:42 WIB

Dijadikan Tumbal Harta Karun Berlian, Udin Kubur Hidup-hidup Ibu Kandung

Dijadikan Tumbal Harta Karun Berlian, Udin Kubur Hidup-hidup Ibu Kandung

Hits | Senin, 15 Februari 2021 | 13:59 WIB

Beli Rumah Bekas Seharga Rp 139 Juta, Pria Ini Mendadak Jadi Miliarder

Beli Rumah Bekas Seharga Rp 139 Juta, Pria Ini Mendadak Jadi Miliarder

Malang | Minggu, 14 Februari 2021 | 20:27 WIB

Gara-gara Percaya Dukun Dapat Harta Karun, Anak Kubur Ibu Kandung

Gara-gara Percaya Dukun Dapat Harta Karun, Anak Kubur Ibu Kandung

News | Minggu, 14 Februari 2021 | 15:38 WIB

Ada Fotonya, Cak Nun Minta Jokowi Bikin Tim Cari Harta Karun Bung Karno

Ada Fotonya, Cak Nun Minta Jokowi Bikin Tim Cari Harta Karun Bung Karno

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 14:03 WIB

Terkini

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:09 WIB

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

×