alexametrics

Oppo Siap Hadirkan Ponsel Lipat, Mirip Galaxy Z Flip

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Oppo Siap Hadirkan Ponsel Lipat, Mirip Galaxy Z Flip
Logo Oppo. [Shutterstock]

Oppo telah mengajukan paten untuk engsel yang berputar untuk ponsel lipat.

Suara.com - Oppo dilaporkan tengah menyiapkan smartphone lipat (foldable) dengan desain clamshell atau dapat dilipat dari bawah ke atas. Ponsel ini mirip dengan smartphone buatan Samsung, Galaxy Z Flip.

Menurut laporan Playfuldroid, Jumat (7/5/2021), smartphone clamshell Oppo ini memiliki ukuran 2 inci jika dilipat dan melebar 7 inci ketika dibuka. Diketahui ponsel akan dipasarkan untuk kalangan wanita.

Perangkat tersebut diharapkan mengusung teknologi layar LTPO yang berbeda dengan teknologi layar LPTS konvensional. Selain itu, layar ponsel juga diharapkan memiliki refresh rate yang tinggi.

Saat ini, belum ada informasi yang tersedia mengenai spesifikasi lain dan nama produk akhir dari perangkat tersebut. Oppo juga belum berkomentar apapun mengenai rumor ini.

Baca Juga: Akhirnya Rilis, Oppo K9 5G Dibanderol Rp 4 Jutaan

Februari lalu, tipster populer LetsGoDigital melaporkan bahwa Oppo telah mengajukan paten untuk engsel yang berputar dengan roda gigi untuk smartphone clamshell. Kemungkinan, engsel tersebut akan menampilkan sudut 30, 60, 90, hingga 190 derajat.

Namun, masih belum diketahui apakah ponsel clamshell OPPO yang akan datang akan menampilkan engsel baru.

Di sisi lain, Samsung dikabarkan sedang mengerjakan smartphone Galaxy Z Flip 3. Diperkirakan ponsel akan keluar pada Juli atau Agustus tahun ini. Ada kemungkinan clamshell OPPO dapat debut pada waktu yang sama atau lebih awal untuk menyaingi Samsung Z Flip 3.

Sebagai perbandingan, smartphone clamshell Motorola RAZR telah didukung chipset kelas menengah ke atas, sedangkan clamshell buatan Samsung diperkuat chipset kelas atas Snapdragon seri 8. Belum dapat dipastikan apakah smartphone lipat OPPO juga diperkuat chip kelas atas.

Baca Juga: Oppo Indonesia Akui Ada Kenaikan Penjualan Ponsel selama Wabah COVID-19

Komentar