alexametrics

Google: Jenis Vaksin Covid-19 dan Durasi PPKM Paling Banyak Dicari Warganet Indonesia

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Google: Jenis Vaksin Covid-19 dan Durasi PPKM Paling Banyak Dicari Warganet Indonesia
Laman mesin Google Indonesia. [Google Indonesia/Suara.com].

Durasi PPKM dan jenis vaksin jadi kata kunci yang paling banyak dicari warganet Indonesia belakangan ini di mesin pencari Google.

Suara.com - Jenis vaksin dan durasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) adalah dua dari beberapa topik yang paling banyak dicari oleh warganet Indonesia selama periode 19 - 28 Juli 2021.

Laporan ini, demikian dijabarkan Google Indonesia, Jumat (30/7/2021), terekam oleh Google Trends, fitur pencatat kata kunci yang sedang trending dalam periode tertentu di mesin pencari Google.

Adapun tema pencarian warganet Indonesia dikategorikan menjadi: vaksin, Covid-19, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hingga kegiatan di rumah.

Berikut informasi yang dicatat Google Trends terkait pencarian mengenai Covid-19 oleh masyarakat Indonesia:

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Tetap Produktif dengan 5 Kegiatan Ini!

Seputar vaksin

  • jenis vaksin covid
  • cara melihat sertifikat vaksin
  • cara daftar vaksin
  • tempat vaksin terdekat
  • primary care vaksin
  • apakah vaksin itu obat
  • sebutkan 4 manfaat vaksin covid-19
  • apakah ibu hamil boleh divaksin corona
  • apakah ibu menyusui boleh vaksin corona
  • apa yang dimaksud dengan vaksin

Seputar Covid-19

  • cara mencegah virus corona
  • cara penularan virus corona
  • cara pengobatan covid 19 isolasi mandiri
  • cara meningkatkan imun tubuh
  • cara isolasi mandiri di rumah
  • berapa hari masa inkubasi covid-19
  • gejala covid
  • berapa lama virus corona bertahan di baju
  • jelaskan bagaimana cara kita kebersihan lingkungan agar terhindar virus corona
  • isolasi mandiri berapa hari

Seputar PPKM Darurat

  • ppkm diperpanjang sampai tanggal berapa
  • berapa kasus corona di indonesia
  • sudah berapa lama pandemi corona di indonesia
  • ppkm level 4 dimana saja
  • berapa angka kejadian covid 19 pada anak di indonesia
  • bagaimana penerapan phbs di sekolah
  • apa itu ppkm
  • apa itu herd immunity corona
  • apa itu ventilator untuk corona
  • apa itu psbb corona

Seputar Kegiatan di Rumah

  • apa manfaat taman di rumah
  • cara isolasi mandiri di rumah
  • alat olahraga di rumah
  • cara mengusir tikus di rumah
  • cara membuat bakso sapi sendiri di rumah
  • suka duka belajar di rumah
  • pengalaman belajar di rumah selama covid
  • kerja sampingan di rumah
  • usaha sampingan di rumah
  • contoh kerjasama di rumah

Selain itu, Google Indonesia juga mengklaim bahwa mereka membantu masyarakat dapat mengakses informasi otoritatif dan terbaru seputar virus, vaksin, dan protokol darurat terkini untuk menjaga kesehatan sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: LENGKAP! 5 Jenis Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil, Jangan Salah Pilih

Untuk membantu pengguna dalam mencari informasi yang kredibel, Google meluncurkan panel informasi di Google Search yang muncul untuk kueri terkait vaksin COVID. Panel ini memberikan informasi yang terkonsolidasi seperti ringkasan tentang jenis vaksin, efektivitas, keamanan, distribusi, efek samping, dan tersedia dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

"Informasi ini berasal dari sumber otoritatif lokal dan global yang relevan, di antaranya: covid19.go.id, situs Badan Pengawas Obat dan Makanan (pom.go.id), Kementerian Kesehatan RI (kemkes.go.id), Organisasi Kesehatan Dunia (who.int), dan banyak lagi," kata Google Indonesia dalam rilis yang diterima, Jumat (30/7/2021).

Tak hanya itu, Google Indonesia juga menampilkan lebih dari 157 rumah sakit rujukan Covid-19 dan pusat pengujian lewat Google Search dan Maps.

Terbaru, Google kini menyediakan informasi lokasi lebih dari 1.000 pusat vaksinasi di 70 kota di seluruh Jawa dan menambahkan tombol pendaftaran vaksin di lokasi yang menyediakan registrasi online. Semua fitur ini tersedia dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.

"Kami terus bekerja sama dengan Kemenkes RI, KCP-PEN, dan otoritas kesehatan setempat untuk menyediakan lebih banyak informasi pusat vaksinasi di seluruh Indonesia," tambahnya.

Komentar