Masuk Oktober 2021, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 04 Oktober 2021 | 08:35 WIB
Masuk Oktober 2021, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati
Ilustrasi Bulan Purnama. (NASA)
Konjungsi Bulan dan Venus Oktober 2021. [In the Sky]
Konjungsi Bulan dan Venus Oktober 2021. [In the Sky]

Jika pengamat ingin melihat Venus secara detail, maka dibutuhkan teleskop dengan pembesaran setidaknya 225 kali untuk mengamati planet tersebut.

3. Konjungsi Bulan dan Saturnus

Setelah melakukan pendekatan dengan Venus, selanjutnya Bulan akan tampak dekat dengan planet bercincin pada 14 Oktober.

Keduanya akan berpisah pada jarak 3 derajat dan dapat dilihat mulai pukul 17:58 WIB dengan ketinggian 70 derajat di atas cakrawala tenggara.

Bulan dan Saturnus akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 18:58 dengan ketinggian 76 derajat di atas cakrawala selatan.

Pasangan tersebut bisa dapat terus diamati sebelum menghilang di ufuk barat pada pukul 00:33 WIB.

Untuk menemukan keduanya, cukup pandangi konstelasi Capricornus. Saturnus akan tampak seperti satu titik bintang terang yang tidak berkelap-kelip.

Jika pengamat ingin melihat cincin Saturnus, maka dibutuhkan alat bantu seperti teleskop dengan pembesaran setidaknya 175 kali.

4. Konjungsi Bulan dan Jupiter

baca juga

Usai dengan planet bercincin, esoknya Bulan akan berdekatan dengan planet terbesar di tata surya pada 15 Oktober 2021.

Konjungsi Bulan dan Jupiter. [In the Sky]
Konjungsi Bulan dan Jupiter. [In the Sky]

Pada saat itu, Jupiter akan terpisah dengan jarak 4 derajat dari Bulan. Keduanya bisa ditemukan di konstelasi Capricornus.

Pasangan ini dapat dilihat mulai pukul 18:02 WIB dengan ketinggian 60 derajat di atas ufuk timur.
Bulan dan Jupiter kemudian akan mencapai titik tertinggi di langit pada pukul 19:55 WIB dengan ketinggian 80 derjaat di atas cakrawala selatan.

Keduanya dapat terus diamati hingga sekitar pukul 01:29 WIB sebelum tenggelan di bawah 8 derajat di atas ufuk barat.

Jupiter akan tampak seperti bintang terang di langit timur saat senja.

Jika pengamat ingin melihat detail Jupiter, disarankan untuk menggunakan teleskop dengan pembesaran setidaknya 75 kali.

5. Bulan Purnama

Bulan akan mencapai fase penuh pada 20 Oktober mendatang. Pengamat dapat mulai melihatnya sekitar pukul 21:56 WIB.

Bulan Purnama Oktober sendiri disebut sebagai Hunter's Moon. Praktik penamaan ini dipopulerkan dalam beberapa dekade terakhir oleh Farmers' Almanac di Amerika Serikat.

Nama-nama yang digunakan untuk Bulan Purnama setiap bulannya memiliki asal-usul kuno dari suku-suku asli Amerika.

Kalender fenomena langit Oktober 2021. [In the Sky]
Kalender fenomena langit Oktober 2021. [In the Sky]

Disebut sebagai Hunter's Moon atau Bulan Pemburu karena Oktober adalah waktu di mana persiapan musim dingin mulai dilakukan.

Secara tradisional, persiapan tersebut termasuk berburu, menyembelih, dan mengawetkan daging untuk dikonsumsi di bulan-bulan musim dingin mendatang.

Selama malam setelah 20 Oktober, Bulan akan terbit sekitar satu jam kemudian setiap hari.

Saat fase penuh, Bulan akan berada di konstelasi Pisces dan terletak pada jarak 399.000 km dari Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Pemula! Ini Cara Memotret Fenomena Langit Malam dengan Lensa Kamera

Untuk Pemula! Ini Cara Memotret Fenomena Langit Malam dengan Lensa Kamera

Batam | Kamis, 09 September 2021 | 08:30 WIB

5 Fenomena Langit Apik Sepanjang September 2021, Ada Ekuinoks

5 Fenomena Langit Apik Sepanjang September 2021, Ada Ekuinoks

Tekno | Kamis, 02 September 2021 | 08:25 WIB

Mengenal Fenomena Blue Moon yang Diperkirakan akan Terjadi Pada 22 Agustus 2021

Mengenal Fenomena Blue Moon yang Diperkirakan akan Terjadi Pada 22 Agustus 2021

Your Say | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 08:06 WIB

Jangan Lewatkan! Saksikan Bulan Purnama Blue Moon Minggu Ini

Jangan Lewatkan! Saksikan Bulan Purnama Blue Moon Minggu Ini

Tekno | Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:00 WIB

Jangan Terlewat! Saksikan Cincin Saturnus Hari Ini

Jangan Terlewat! Saksikan Cincin Saturnus Hari Ini

Tekno | Senin, 02 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Viral! Bulan dan Matahari Merah, Ini Penyebabnya

Viral! Bulan dan Matahari Merah, Ini Penyebabnya

Tekno | Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS

Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo

Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:41 WIB

10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban

10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa

Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×