Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan Pembagian Kelompoknya

Rifan Aditya

Jum'at, 03 Desember 2021 | 13:10 WIB
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan Pembagian Kelompoknya
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia dan Pembagian Kelompoknya - Bunga Bangkai yang mekar di area Kebun Raya Cibodas Cianjur [Fauzi/Suarabogor.id]

Suara.com - Indonesia tak hanya dikenal dengan keindahan wisata alam atau budayanya, namun juga keragaman flora fauna yang unik hingga eksotik jadi daya tarik tersendiri. Saking banyaknya jenis juga persebaran flora dan fauna di Indonesia, keberadaan mereka pun juga terbagi menjadi beberapa kelompok.

Mengenal keberagaman hingga persebaran flora dan fauna di Indonesia tentu penting, agar kita dapat melestarikan dan menjaga keberadaannya supaya tidak punah. Lantas, seperti apa persebaran flora dan fauna di Indonesia? Berikut ini penjelasannya.

Persebaran Flora di Indonesia

Jenis dan persebaran flora di Indonesia terbagi dalam tiga kelompok yakni:

1. Kawasan Barat (Asiatis)

Jenis flora yang ada di kawasan barat cenderung bercorak asiatis. Jenis flora ini dapat Anda temui di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Mereka yang termasuk dalam flora kawasan barat hidup di hutan hujan tropis. Salah satu karakteristik tanaman hutan hujan tropis ialah berukuran tinggi dan besar.

Pepohonannya pun membentuk tajuk yang memiliki banyak lapisan. Bahkan, tingginya bisa mencapai lebih dari 45 meter. Tak hanya pepohonan, banyak pula bunga-bunga eksotik seperti bunga bangkai dan anggrek yang tumbuh subur di hutan hujan tropis ini.

2. Kawasan Peralihan (Wallace)

Kawasan peralihan atau wallace terletak di Pulau Sulawesi, NTB, NTT, dan Pulau Maluku. Flora yang masuk dalam kawasan peralihan umumnya tanaman yang hidup di iklim kering dan suhu panas. Vegetasi yang ada di kawasan ini ialah sabana dan setepa untuk wilayah NTT dan NTB, hutan pegunungan di wilayah Sulawesi, hutan campuran di wilayah Maluku.

baca juga

3. Kawasan Timur (Australiatik

Sementara itu, flora yang ada di kawasan timur atau Australiatik umumnya hidup di hutan hujan tropis seperti yang ada di Papua. Jenis hutan hujan tropis di wilayah Papua ini sama dengan hutan hujan tropis di wilayah barat Australia. Oleh sebab itu, corak flora di wilayah ini memiliki karakteristik Australiatik seperti pohon sagu, mangrove, dan nipah.

Persebaran Fauna di Indonesia

Komodo (Shutterstock)
Komodo (Shutterstock)

Sama halnya dengan persebaran flora di Indonesia yang terbagi dalam tiga kelompok, persebaran fauna di Indonesia juga dibagi menjadi tiga, yakni:

1. Kawasan Barat (Asiatis)

Jenis fauna yang ada di kawasan ini biasanya ditemukan di Pulau Jawa, Kalimantan, hingga Bali. Para hewan ini suka tinggal di area yang sejuk. Beberapa di antaranya ialah harimau Sumatera, macan tutul harimau Jawa, badak Jawa, elang Jawa dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti Mainstream, Ini 7 Tempat Wisata Unik di Indonesia

Anti Mainstream, Ini 7 Tempat Wisata Unik di Indonesia

Your Say | Kamis, 02 Desember 2021 | 14:17 WIB

5 Rekomendasi Wisata NTT yang Wajib Dikunjungi, Cocok untuk Jiwa Petualang

5 Rekomendasi Wisata NTT yang Wajib Dikunjungi, Cocok untuk Jiwa Petualang

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 20:05 WIB

Apa Itu Partenogenesis? Ini Cara Kerja Metode Reproduksi Tanpa Perkawinan

Apa Itu Partenogenesis? Ini Cara Kerja Metode Reproduksi Tanpa Perkawinan

Tekno | Jum'at, 05 November 2021 | 18:51 WIB

Bunga Bangkai Setinggi 4 Meter Tumbuh di Kebun Warga Agam

Bunga Bangkai Setinggi 4 Meter Tumbuh di Kebun Warga Agam

Sumbar | Kamis, 04 November 2021 | 11:06 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×