facebook

Gempa Beruntun Beberapa Waktu Terakhir Hanya Kebetulan

Liberty Jemadu
Gempa Beruntun Beberapa Waktu Terakhir Hanya Kebetulan
Rumah warga Sumur Pandeglang ambruk usai diguncang gempa Banten magnitudo 6,7, Jumat (14/1/2022). [Ist]

Sejak 14 Januari sudah terjadi tiga gempa dengan kekuatan signifikan di sekitar Jawa. BMKG bilang, itu hanya kebetulan semata.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak memiliki keterkaitan satu dengan lainnya dan jarak serta waktu yang berdekatan hanyalah faktor kebetulan, mengingat ratusan sumber gempa yang ada di Indonesia.

"Peningkatan aktivitas gempa akhir-akhir ini tidak memiliki kaitan satu dengan lainnya," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Senin (17/1/2022).

"Hanya kebetulan di Indonesia sumber gempa sangat banyak, lebih dari 295. Sehingga jika terjadi gempa berdekatan jaraknya atau waktunya berdekatan itu faktor kebetulan saja, tidak ada hubungannya," tambahnya.

Daryono menegaskan bahwa tidak ada saling picu dan juga tidak ada rambatan yang menyebabkan gempa seolah-olah terjadi beruntun.

Baca Juga: Tengok Bangunan Rusak Imbas Gempa Banten, Menko PMK: Saya Belum Berani Memastikan, Tapi Diusahakan Segera Pulih

Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 6,6 terjadi pada Jumat (14/1/2022) yang memiliki episenter 53 kilometer barat daya Sumur di Kabupaten Pandeglang, Banten dengan kedalaman 40 kilometer.

Sehari setelahnya pada Sabtu (15/1/2022) terjadi gempa bumi magnitudo 4,1 dengan pusat gempa 23 kilometer tenggara Bangkalan di Jawa Timur pada kedalaman 14 kilometer.

Gempa kemudian kembali terjadi pada hari ini (Senin, 17/1/2022) pukul 07.25 WIB dengan magnitudo 5,4 dan pusat gempa berada di laut 84 kilometer barat daya Bayah, Banten.

Dalam keterangan di media sosial Balai Besar MKG Wilayah II, BMKG meminta agar masyarakat tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. [Antara]

Baca Juga: Gempa Banten Magnitudo 5,4 di Bayah, BPBD Lebak Imbau Warga Jangan Percaya Hoax

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar