facebook

Kominfo Angkat Isu Digital di G20 Demi Atasi Kesenjangan

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Kominfo Angkat Isu Digital di G20 Demi Atasi Kesenjangan
Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba pada Rabu (26/1/2022) mengatakan akan fokus pada isu kesenjatan digital di forum G20. [Suara.com/Dicky Prastya]

Indonesia ingin manfaatkan forum G20 untuk atasi kesenjangan digital.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal mengangkat isu terkait digital di Presidensi G20 yang diselenggarakan di Indonesia tahun ini. Hal ini dilakukan demi mengatasi kesenjangan digital.

"Indonesia secara khusus mengangkat tiga isu prioritas dalam Presidensi G20, yakni Transformasi Digital dan Ekonomi, Arsitektur Kesehatan Global, dan Transisi Energi Berkelanjutan," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Dalam hal ini, Kementerian Kominfo akan fokus pada isu Transformasi Digital. Menurut Mira, isu ini penting karena siapa pun yang tidak dapat menggunakan digital, maka mereka bakal terisolasi.

"Kami menyebutnya sebagai kesenjangan digital," katanya.

Baca Juga: Kominfo Terbitkan Buku Elektronik G20Pedia

Sebaliknya, mereka yang bisa memanfaatkan digital, maka dia lebih maju dan tidak akan terisolir. Untuk itulah, kata Mira, Kominfo berusaha agar digital tidak terlalu menghasilkan kesenjangan.

Namun Mira tak menampik kalau digital juga seolah menjadi paradoks. Ia mencontohkan seperti halnya layanan pendidikan atau kesehatan di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

"Nah di sana digital masuk, ia bisa menjembatani kesenjangan atau paradoks itu," jelasnya.

Sebagai informasi, G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) yang memiliki kelas pendapatan menengah hingga tinggi, negara berkembang, hingga negara maju.

Adapun negara anggota G20 terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Argentina, Brazil, Inggris, Jerman, Italia, Perancis, Rusia, Afrika Selatan, Arab Saudi, Turki, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Indonesia, Australia, dan Uni Eropa.

Baca Juga: Kominfo Ajak Ecommerce Sosialisaikan Presidensi G20 Indonesia

Indonesia sendiri ditetapkan sebagai Presidensi G20 atau tuan rumah G20 sejak 1 Desember 2021 sejak serah terima dari Italia pada 31 Oktober 2021 di kota Roma. Nantinya KTT G20 akan diselenggarakan di Bali.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar