facebook

Riset: Pengguna TikTok Indonesia Antusias Sambut Bulan Ramadan

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Riset: Pengguna TikTok Indonesia Antusias Sambut Bulan Ramadan
Aplikasi TikTok. [Solen Feyissa/Pixabay]

Pengguna TikTok lebih aktif dalam mengkonsumsi dan menghasilkan konten selama bulan Ramadan.

Suara.com - TikTok Indonesia baru saja menerbitkan riset terbaru berjudul Ramadan 2022 with TikTok: Igniting Joy. Riset ini merangkum soal tren pengguna TikTok selama bulan Ramadan.

Head of Business Marketing TikTok Indonesia, Sitaresti Astarini mengatakan, pengguna TikTok lebih aktif dalam mengkonsumsi dan menghasilkan konten selama bulan Ramadan.

"Hasilnya menunjukan bahwa komunitas TikTok terus melakukan eksplorasi konten seputar hiburan, inspirasi kreatif seputar Ramadan, hingga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan," kata Sitaresti dalam keterangan resminya, Rabu (26/1/2022).

"Hal ini terlihat dari jumlah views video yang meningkat hingga 54 persen dan jumlah konten yang diunggah bertambah hingga 31 persen selama bulan Ramadan tahun lalu dibandingkan dengan bulan lainnya," sambungnya.

Baca Juga: Cara Membuat Nationality Challenge, Ikuti Tantangannya dan Lagi Viral di TikTok

Dalam riset yang ditujukan ke ratusan pengguna Indonesia, sebanyak 63 persen responden ingin melihat bagaimana orang lain merayakan Ramadan. Lalu 57 persen pengguna mengaku membutuhkan inspirasi untuk persiapan bulan puasa.

TikTok Indonesia juga menemukan sejumlah konten seputar hiburan, selebrasi, tips, hingga berbelanja menjadi yang paling digemari. Perusahaan juga menganalisis tagar seperti #BerkahRamadhan, #OutfitLebaran, #KulinerRamadan, #BukaPuasa, dan lainnya.

Tak hanya dari pengguna lain, kreator TikTok Indonesia juga mengaku antusias dari video yang ditampilkan brand. Tercatat 59 persen pengguna senang melihat ide resep, hadiah, serta pakaian dari brand saat mempersiapkan Ramadan.

Lalu sembilan dan 10 pengguna TikTok juga menanggapi konten iklan di TikTok seperti mencari informasi lebih lanjut, mengklik video iklan, memberikan komentar, hingga berbelanja.

TikTok Indonesia turut menemukan kalau masyarakat Indonesia mulai berbelanja lebih awal setelah melihat konten di platformnya. Sebanyak 31 persen pengguna berbelanja kebutuhan puasa dua sampai tiga minggu sebelum Ramadan dimulai dan 24 persen lainnya mulai berbelanja seminggu sebelumnya.

Baca Juga: 5 Fitur Baru TikTok Masih Diuji Coba, Ada yang Mirip Clubhouse

"Lebih dari setengah pengguna TikTok juga lebih memilih metode belanja online untuk memenuhi kebutuhan puasa mereka," jelas Sitaresti.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar