facebook

Penjualan Ponsel di Dunia Diperkirakan Turun Tahun Ini

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Penjualan Ponsel di Dunia Diperkirakan Turun Tahun Ini
Penjualan ponsel di 2022 diprakirakan turun. Foto: Salah satu gerai ponsel di Mal Roxy Mas, Jakarta Barat [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Pengiriman ponsel global diperkirkan turun 7 persen di 2022.

Suara.com - Perusahaan riset Gartner memperkirakan kalau pengiriman ponsel global bakal turun 7 persen selama tahun 2022. Hal itu disebabkan karena adanya inflasi, lockdown di China, hingga perang Rusia vs Ukraina.

"Konflik geopolitik, inflasi tinggi, fluktuasi mata uang, dan gangguan rantai pasokan telah menurunkan permintaan bisnis dan konsumen untuk perangkat di seluruh dunia," kata Senior Director Analyst Gartner, Ranjit Atwal, dikutip dari Gadgets360, Jumat (1/7/2022).

Pengiriman ponsel ke China, yang juga pasar smartphone terbesar di dunia, diperkirakan menyusut 18 persen. Hal itu dikarenakan kebijakan pembatasan (lockdown) akibat Covid-19, yang berefek pada terhentinya aktivitas di pusat ekonomi seperti Shanghai.

Selain ponsel, Atwal juga memperkirakan kalau krisis ini paling berpengaruh ke pasar PC di tahun 2022. Ia memprediksi kalau pengiriman PC global bakal turun 9,5 persen di tahun ini.

Baca Juga: Duh! Daya Beli Rendah, Penjualan Ponsel di Indonesia Melemah

Turunnya permintaan untuk PC dan smartphone bakal berimbas ke perusahaan produksi chip seperti Nvidia ataupun produsen teknologi raksasa seperti Apple dan Microsoft.

Selain Gartner, laporan firma riset pasar IDC juga mengatakan kalau pengiriman smartphone global bakal menurun hingga 3,5 persen menjadi 1,31 miliar unit di tahun 2022.

Akibat itu, produsen teknologi seperti Apple dan Samsung mesti mengurangi produksi tahun ini. Namun IDC mengklaim kalau Apple menjadi pihak yang tidak terlalu terpengaruh krisis ini.

Komentar