Apa Itu Black Swan Earthquake? Fenomena Gempa Bumi Langka di Papua

Rifan Aditya

Selasa, 14 Februari 2023 | 10:42 WIB
Apa Itu Black Swan Earthquake? Fenomena Gempa Bumi Langka di Papua
Ilustrasi gempa, fenomena Black Swan - Apa itu black swan earthquake (Pexels)

Suara.com - Beberapa waktu belakangan ini Kota Jayapura (Papua) terus menerus diguncang gempa. Pihak BMKG menyebutkan bahwa fenomena guncangan di Kota Jayapura tersebut disebut black swan earthquake. Lantas, apa itu black swan earthquake? Berikut ini penjelasannya.

Sebelumnya diberitakan bahwa guncangan gempa Kota Jayapura yang terus menerus terjadi tersebut menimbulkan sejumlah kerusakan.

Daryono selaku Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG menyampaikan melalui akun Twitternya @DaryonoBMKG, fenomena guncangan di Kota Jayapura ini merupakan fenomena langka yang dikenal dengan fenomena black swan earthquake.

Lalu, apa itu black swan earthquake? Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasannya berikut ini yang dilansir dari berbagai sumber.

Apa Itu Black Swan Earthquake

Black Swan Earthquakes adalah fenomena guncangan gempa bumi yang sumbernya tak terpetakan secara detail. Selain itu, gempa seperti ini iuga tak dapat diprediksi oleh para ahli. Para ahli menyebutkan bahwa fenomena Black Swan Earthquake adalah fenomena langka.

Merujuk pada teori dalam buku The Black Swan karya Nassim Nicholas Taleb (2007), Black Swan Earthquake ini merupakan fenomena langka yang memiliki dampak besar dan di luar prediksi biasa.

Daryono menjelaskan, ada beberapa kriteria yang membuat suatu peristiwa disebut fenomena Black Swan. Adalah kriterianya yaitu datang secara tiba-tiba atau mengejutkan dan dampaknya besar. 

Merujuk hasil monitoring BMKG dari tanggal 2 Januari sampai 11 Februari 2023, gempa yang terus-menerus terjadi ini sudah mengguncang kota Jayapura sebanyak 1.174 kali. Meski demikian, Daryono menegaskan bahwa gempa Jayapura ini pasti akan berakhir.

baca juga

"Gempa Jayapura pasti akan selesai, itu earthquake sequence, multi fault aktif & triggered off fault seismicity, pernah terjadi di Ambon-Haruku akhir 2019," tutur Daryono melalui akun Twitternya (12/2/2023).

"Sebanyak 2.500 lebih gempa terjadi meneror dan beberapa bulan kemudian selesai karena akumulasi stressnya sudah release semua. Selesai. Kemudian aman," tambahnya.

BMKG mencatat, fenomena gempa yang terjadi terus-menerus ini juga pernah melanda Ambon-Haruku pada tahun 2019 silam. Pada saat itu, Ambon-Haruku dilanda guncangan gempa sebanyal lebih dari 2.500 kali. Kemudin rentetan gempa berakhir pada awal tahun 2020.

Demikian ulasan mengenai apa itu black swan earthquake, fenomena rentetan guncangan gempa yang tengah melanda Kota Jayapura. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Teknologi HAARP, Teknologi AS yang Ramai Jadi Konspirasi Penyebab Gempa Turki

Mengenal Teknologi HAARP, Teknologi AS yang Ramai Jadi Konspirasi Penyebab Gempa Turki

Video | Selasa, 14 Februari 2023 | 09:00 WIB

Rekomendasi Penginapan di Kota Jayapura, Batiqa Hotel Bisa Jadi Pilihan Terbaik

Rekomendasi Penginapan di Kota Jayapura, Batiqa Hotel Bisa Jadi Pilihan Terbaik

Bali | Senin, 13 Februari 2023 | 14:25 WIB

Gempa Bumi Hari Ini 13 Februari 2023 Terjadi di Jayapura, Ini Kata BMKG

Gempa Bumi Hari Ini 13 Februari 2023 Terjadi di Jayapura, Ini Kata BMKG

Bandungbarat | Senin, 13 Februari 2023 | 13:07 WIB

Apa Itu Gempa Kerak Dangkal yang Sempat Mengguncang Jayapura?

Apa Itu Gempa Kerak Dangkal yang Sempat Mengguncang Jayapura?

News | Sabtu, 11 Februari 2023 | 18:13 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×