Apakah Gempa Bisa Diprediksi? Ilmuwan yang Prediksi Gempa Turki Sebut Indonesia Bakal Diguncang M 7

Rifan Aditya

Minggu, 05 Maret 2023 | 18:10 WIB
Apakah Gempa Bisa Diprediksi? Ilmuwan yang Prediksi Gempa Turki Sebut Indonesia Bakal Diguncang M 7
Ilustrasi gempa bumi - Apakah gempa bumi bisa diprediksi? (Tumisu/Pixabay)

Suara.com - Seorang ilmuwan bernama Frank Hoogerbeets memprediksi Indonesia akan alami gempa dengan kekuatan 7 Magnitudo. Hal itu pun jadi perbincangan di sosial media dan di berbagai media massa. Masalahnya apakah gempa bisa diprediksi seperti yang dilakukan oleh Frank?

Dilansir dari worldatlas, laman tersebut mewanti jika kita mendengar seseorang yang mengatakan dapat memprediksi gempa bumi, kita harus skeptis. Meskipun gempa bumi memang sering terjadi, gempa bumi masih hampir tidak mungkin untuk diprediksi secara akurat.  

United States Geological Survey (USGS) menyatakan bahwa prediksi gempa bumi yang sebenarnya harus mencakup tiga elemen. Ini harus mencakup tanggal dan waktu gempa akan terjadi, lokasi pasti gempa, serta seberapa besar itu akan terjadi. Semua elemen itu sulit untuk diprediksi secara akurat.

Sedangkan peneliti asal Belanda yang bekerja di Solar System Geometry Survey (SSGEOS), Frank Hogerbeets itu menyebut kemungkinan terjadi aktivitas seismik di sejumlah wilayah di Indonesia, antara lain Sulawesi, Halmahera, dan mungkin juga Laut Banda.

Alasan kenapa prediksi gempa bumi tidak dapat diandalkan
Situs worldatlas mengungkap planet kita terbentuk dari potongan-potongan besar batuan yang disebut lempeng tektonik. Lempeng-lempeng ini seperti potongan puzzle yang membentuk kerak bumi, dan lebarnya bisa beberapa ratus kilometer, lebarnya bisa hingga ribuan kilometer. 

Lempeng tektonik juga bisa setebal kurang dari 15 km, atau setebal lebih dari 160 km. Area di mana dua lempeng bertemu disebut garis patahan. 

Ketika gempa bumi terjadi, dua lempeng tektonik bertabrakan. Lempeng bumi selalu bergerak, meski hanya sedikit. Panas dari inti dalam Bumi mendorong lempeng untuk bergerak. Semua gerakan ini terkadang menyebabkan lempeng bergerak secara drastis, yang dapat mengakibatkan gempa bumi. 

Sebelum gempa bumi terjadi, terkadang ada sinyal bahwa hal itu akan terjadi.Terkadang retakan yang lebih kecil muncul di kerak bumi. Hal ini dapat menyebabkan banyak hal terjadi. Air tanah dapat naik melalui celah-celah baru, dan lebih banyak radon, gas radioaktif di tanah juga dapat dilepaskan ke sumber air lokal. Bahkan mungkin ada perubahan dalam aktivitas elektromagnetik lingkungan. Terkadang burung dan hewan juga dapat menunjukkan perilaku aneh tepat sebelum gempa bumi melanda. 

Semua tanda-tanda ini terdengar seperti cara yang bagus untuk memprediksi bahwa gempa bumi akan segera terjadi. Masalahnya, para ilmuwan mengatakan bahwa beberapa gempa bumi terjadi tanpa tanda-tanda peringatan dini ini juga pernah terjadi. Karena itu tanda-tanda tersebut bukan indikasi yang dapat diandalkan untuk memprediksi gempa bumi. 

baca juga

Memprediksi secara rinci kapan, di mana dan dengan besarnya getaran akan terjadi, tidak mungkin dilakukan.  Robert Geller, seorang seismolog Amerika di University of Tokyo, Jepang, mengatakan "Semua orang tahu gempa bumi tidak dapat diprediksi secara andal dan akurat," katanya seperti dilansir dari bbvaopenmind.

Demikian itu jawaban atas pertanyaan apakah gempa bisa diprediksi.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Frank Hoogerbeets: Pernah Ramal Gempa Turki, Kini Prediksi Gempa di Indonesia

Profil Frank Hoogerbeets: Pernah Ramal Gempa Turki, Kini Prediksi Gempa di Indonesia

News | Sabtu, 04 Maret 2023 | 10:06 WIB

5 Fakta Peramal Gempa Turki Meramal akan Ada Gempa Dahsyat di Indonesia

5 Fakta Peramal Gempa Turki Meramal akan Ada Gempa Dahsyat di Indonesia

News | Jum'at, 03 Maret 2023 | 14:07 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Dirasakan di Beberapa Bagian Wilayah Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Dirasakan di Beberapa Bagian Wilayah Bengkulu

Sumatera | Jum'at, 03 Maret 2023 | 11:17 WIB

PDIP Ingatkan Bahaya Bencana bagi Peradaban Manusia

PDIP Ingatkan Bahaya Bencana bagi Peradaban Manusia

Cianjur | Kamis, 02 Maret 2023 | 21:20 WIB

PDIP Gaungkan Pesan Megawati Soal Mitigasi Gempa Bumi: Bencana Bisa Mematikan Peradaban

PDIP Gaungkan Pesan Megawati Soal Mitigasi Gempa Bumi: Bencana Bisa Mematikan Peradaban

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 19:52 WIB

Waspada Gempa, Sesar Cimandiri Intai Jakarta Termasuk Banda Aceh Lampung dan Palu

Waspada Gempa, Sesar Cimandiri Intai Jakarta Termasuk Banda Aceh Lampung dan Palu

Serang | Kamis, 02 Maret 2023 | 17:07 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×