5 Penipuan Instagram yang Paling Umum dan Cara Menghindarinya

Sabtu, 09 Maret 2024 | 13:38 WIB
5 Penipuan Instagram yang Paling Umum dan Cara Menghindarinya
Ilustrasi Instagram. (Unsplash)

Suara.com - Instagram merupakan salah satu jejaring sosial paling populer di dunia, terutama di kalangan anak muda. Namun, popularitas itu juga menjadi alasan mengapa Instagram sering digunakan oleh para penipu mencari mangsa.

Berikut ini lima jenis penipuan yang paling umum terjadi di Instagram dan cara menghindarinya:

1. Penipuan giveaway

Banyak orang melakukan giveaway di Instagram untuk barang atau jasa tertentu. Hal ini umumnya dilakukan oleh para pemilik bisnis di Instagram untuk memasarkan produk mereka.

Namun, penipu terkadang memanfaatkan hal itu dengan meniru identitas, mencuri gambar, dan mengadakan giveaway di mana pemenang diminta untuk membayar sejumlah uang atau membagikan informasi pribadi.

Giveaway sungguhan biasanya tidak menuntut persyaratan lebih dari sekadar memberikan like, komentar, mengikuti akun, atau menandai beberapa orang di postingan tersebut.

Oleh karena itu, pengguna harus berhati-hati jika ada yang mengirimkan tautan dan menyebut pengguna memenangkan giveaway.

2. Phising

Phishing adalah penggunaan halaman web palsu untuk mengelabui pengguna agar membagikan informasi pribadi, seperti login bank atau Instagram.

Baca Juga: Cara Menghubungkan AirPods ke HP Android

Selain konsekuensi langsung seperti pencurian finansial atau kehilangan kendali atas Instagram, ada risiko pemerasan, peniruan identitas, atau penipu yang menggunakan informasi Meta pengguna untuk masuk ke platform lain.

Untungnya, Instagram tidak akan pernah menangguhkan akun pengguna kecuali pengguna memverifikasinya, misalnya dengan mengetuk tautan email, WhatsApp, atau SMS.

URL phising juga terlihat berbeda dengan URL milik perusahaan sebenarnya.

3. Pemalsuan barang mewah

Beberapa penipu mengaku menjual barang-barang mewah dan sering kali dengan diskon besar. Pengguna mungkin tertarik untuk membeli, namun biasanya barang yang ditawarkan adalah barang palsu atau tiruan.

Jika pengguna melihat suatu barang terlalu murah, maka pengguna patut untuk curiga. Terlebih jika harga barang itu jauh di bawah harga asli yang dijual di pasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI