Makin Biadab, Israel Pakai Teknologi AI Buat Serang Palestina

Dicky Prastya

Minggu, 07 April 2024 | 21:32 WIB
Makin Biadab, Israel Pakai Teknologi AI Buat Serang Palestina
Ilustrasi AI. [Unsplash/Igor Omilaev]

Suara.com - Tentara Israel dilaporkan mulai menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) buat menyerang wilayah Gaza Palestina. Tak tanggung-tanggung, mereka menggunakan tiga produk AI sekaligus.

Pertama, produk teknologi AI yang dipakai Israel bernama Lavender. Sistem ini digunakan untuk mengidentifikasi anggota Hamas dan Palestinian Islamic Jihad (PIJ) sebagai target pengeboman.

Alasan militer Israel menggunakan produk AI Lavender demi memudahkan mereka untuk mendeteksi target tanpa perlu penundaan karena persetujuan atasan.

"Mesin melakukannya dengan dingin, dan itu membuatnya lebih mudah," kata seorang perwira intelijen Israel, dikutip dari India Today, Minggu (7/4/2024).

Narasumber lain yang juga menggunakan teknologi itu menjelaskan, dirinya hanya memerlukan waktu 20 detik untuk mencari target. Ia bisa mencari lusinan orang tiap hari lewat AI tersebut.

"Ini menghemat banyak waktu," katanya.

Teknologi AI kedua yang dipakai tentara Israel bernama Gospel. Berbeda dari Lavender yang mengincar manusia, Gospel membidik target berupa bangunan.

Memang belum ada informasi spesifik mengenai kemampuan Lavender atau Gospel. Namun laporan menyebut kalau Lavender bisa mencapai tingkat akurasi hingga 90 persen.

Dikatakan kalau Lavender bisa menyeleksi target dari 2,3 juta penduduk di Jalur Gaza. Bahkan mesin itu bisa memberikan rating kepada hampir setiap orang di Gaza, yang menunjukkan siapa paling militan atau sebaliknya.

baca juga

Namun Lavender terkadang juga salah menargetkan sasarannya karena beroperasi otomatis tanpa kendali manusia. Akibatnya, teknologi itu banyak menargetkan orang yang ternyata warga sipil biasa.

Produk AI lain yang dipakai Israel bernama "Where's Daddy?". Sistem ini bisa melacak target yang sedang berada di rumah keluarga mereka.

“Kami tidak tertarik untuk membunuh para agen ketika mereka berada di gedung militer atau terlibat dalam aktivitas militer. IDF (Israel Defense Forces atau Pasukan Pertahanan Israel) mengebom rumah-rumah mereka tanpa ragu-ragu, sebagai pilihan pertama," kata narasumber lain.

"Jauh lebih mudah untuk mengebom rumah sebuah keluarga. Sistem ini dibangun untuk mencari mereka dalam situasi seperti ini,” sambung sang intel.

Selain itu, IDF pun sudah menetapkan aturan terkait berapa banyak warga sipil yang boleh dibunuh sebelum mereka mengizinkan serangan terhadap sasaran tertentu.

Disebutkan kalau mereka diperbolehkan menyerang 15 hingga 20 warga sipil dalam serangan udara yang menargetkan militan berpangkat rendah selama beberapa minggu pertama.

Di sisi lain, IDF membantah klaim tersebut. Mereka mengatakan kalau Lavender dipakai untuk melakukan pengecekan ulang terhadap sasaran dari para intelijen.

Mereka mengklaim kalau Lavender ditujukan untuk menghasilkan informasi terbaru soal organisasi Hamas. Bahkan Lavender ditegaskan bukan alat operasi militer untuk perang.

"IDF tidak menggunakan sistem AI yang mengidentifikasi agen teroris atau mencoba memprediksi apakah seseorang adalah teroris. Sistem informasi hanyalah alat bagi analis untuk proses identifikasi target," katanya.

Tapi laporan menyatakan bahwa pemakaian tiga teknologi ini memiliki efek yang mematikan karena membuat terbunuhnya seluruh keluarga.

Contoh, ketika nama seseorang dari Lavender ditambahkan ke Where's Daddy?, itu berarti Israel melakukan pengintaian terus-menerus dan kemungkinan serangan dapat terjadi setelah sang target memasuki rumahnya. Efeknya, serangan tersebut membantai semua orang di dalam rumahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imam Masjid Istiqlal: Aksi Nyata Lebih Dibutuhkan Dibanding Boikot

Imam Masjid Istiqlal: Aksi Nyata Lebih Dibutuhkan Dibanding Boikot

Lifestyle | Minggu, 07 April 2024 | 09:14 WIB

McDonald's Akusisi 225 Cabang Alonyal Israel: Restoran Pendukung Penjajahan Palestina

McDonald's Akusisi 225 Cabang Alonyal Israel: Restoran Pendukung Penjajahan Palestina

Bisnis | Sabtu, 06 April 2024 | 16:45 WIB

Dunia Bangkit Bersama, Ramai-ramai Seret Israel Ke Mahkamah Internasional Terkait Genosida Di Gaza

Dunia Bangkit Bersama, Ramai-ramai Seret Israel Ke Mahkamah Internasional Terkait Genosida Di Gaza

News | Sabtu, 06 April 2024 | 12:29 WIB

Boikot di Indonesia Sukses, McDonald's Ambil Alih Semua Restorannya di Israel dari Perusahaan Lokal

Boikot di Indonesia Sukses, McDonald's Ambil Alih Semua Restorannya di Israel dari Perusahaan Lokal

News | Jum'at, 05 April 2024 | 20:55 WIB

Wanda Hamidah Protes Masjid Istiqlal Beri Takjil dari Brand Pro Israel: Kok Kita seperti Negara Munafik?

Wanda Hamidah Protes Masjid Istiqlal Beri Takjil dari Brand Pro Israel: Kok Kita seperti Negara Munafik?

Lifestyle | Jum'at, 05 April 2024 | 18:11 WIB

Peringati Hari Al Quds, Massa Gelar Demo Bela Palestina di Kedubes Amerika

Peringati Hari Al Quds, Massa Gelar Demo Bela Palestina di Kedubes Amerika

Foto | Jum'at, 05 April 2024 | 18:06 WIB

Terkini

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

×