Awas! 5 Kesalahan Fatal Ini Bikin Akun Gampang Diretas

Senin, 24 Juni 2024 | 15:27 WIB
Awas! 5 Kesalahan Fatal Ini Bikin Akun Gampang Diretas
Ilustrasi ponsel diretas. (Shutterstock)

Suara.com - Di era digital, kehidupan semakin terkait dengan dunia online melalui email, media sosial, dan banyak lagi. Namun, konektivitas ini juga memaparkan pengguna pada potensi risiko keamanan siber seperti penipuan dan malware.

Untuk membantu menjaga kehidupan digital, Google telah menyoroti lima kesalahan fatal yang harus dihindari saat menggunakan internet agar akun pengguna dapat terhindar dari penipuan:

1. Hindari pengulangan kata sandi

Google telah menyarankan pengguna untuk menghindari penggunaan kata sandi yang sama di seluruh akun.

Menggunakan kembali kata sandi bisa berbahaya karena satu pelanggaran data dapat mengarahkan penyerang ke semua akun pengguna atau setidaknya akun yang menggunakan kata sandi yang sama.

Google telah menyarankan penggunaan kata sandi unik untuk setiap akun melalui pengelola kata sandi.

2. Mengabaikan pembaruan perangkat lunak

Pelanggaran keamanan terjadi karena beberapa elemen yang disusupi dalam perangkat, perangkat lunak, atau aplikasi.

Untuk menghindari hal ini, pengembang dan OEM meluncurkan patch keamanan dari waktu ke waktu yang berisi pembaruan penting yang memperbaiki kerentanan yang dapat dieksploitasi data berisiko.

Baca Juga: X Segera Luncurkan Fitur Live Streaming, Tapi Bayar

Google mendesak pengguna untuk memprioritaskan pembaruan perangkat lunak tepat waktu untuk menjaga perlindungan optimal.

3. Tidak mengunci layar perangkat

Kunci layar sederhana melindungi data perangkat dari pengintaian atau pemicu yang tidak disengaja.

Google memperingatkan agar tidak menggunakan PIN yang mudah ditebak seperti 1234 dan merekomendasikan sandi atau biometrik yang kuat seperti pemindaian sidik jari.

Ilustrasi malware di smartphone. [Kaspersky]
Ilustrasi malware di smartphone. [Kaspersky]

4. Mengklik tautan yang mencurigakan

Tautan berbahaya yang disamarkan sebagai tautan sah adalah vektor malware yang umum. Meskipun berhati-hati adalah hal yang bijaksana, Google menyarankan untuk mengaktifkan Enhanced Safe Browsing untuk secara aktif mendeteksi dan memperingatkan terhadap situs phishing yang diketahui.

5. Tidak memiliki rencana pemulihan kata sandi

Jika pengguna kehilangan kredensial, tidak menyiapkan opsi pemulihan dapat membuat pengguna terkunci tanpa batas waktu.

Google menyarankan untuk secara proaktif mengonfigurasi email pemulihan, telepon, atau metode lain untuk mendapatkan kembali akses dengan lancar.

Itulah beberapa kesalahan umum yang jangan sampai dilakukan pengguna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI