Riwayat Karier Hokky Situngkir Dirjen Aptika Baru, Pernah Kerja di BSSN?

M. Reza Sulaiman

Senin, 22 Juli 2024 | 11:36 WIB
Riwayat Karier Hokky Situngkir Dirjen Aptika Baru, Pernah Kerja di BSSN?
Hokky Situngkir Dirjen Aptika baru (Kominfo)

Suara.com - Hokky Situngkir resmi dilantik menjadi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). Ia menggantikan posisi Samuel Abrijani yang mengundurkan diri, setelah terjadinya serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya. Seperti apa riwayat pendidikan dan karier Hokky Situngkir Dirjen Aptika baru.

Dalam mengemban tugas barunya, Hokky dipercaya pada bidang kepemimpinan dan tata kelola dalam organisasi. Kemudian ia juga diberi hak untuk melaksanakan program prioritas. Sebagai Dirjen Aptika baru, ia pun diharap mampu menyelesaikan masalah pemberantasan judi online serta memulihkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2.

Tugas lainnya yang tengah menanti adalah tentang aturan pelaksana Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (PDP), pengembangan ekosistem ekonomi digital, Peraturan Menkominfo (Permenkominfo) terkait Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Publik dan juga peningkatan literasi digital.

Ilmuwan dalam bidang teori kompleksitas ini dilantik langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, pada Jumat, 19 Juli 2024 lalu.

Jejak Pendidikan dan Karier Hokky Situngkir Dirjen Aptika Baru

Hokky Situngkir, Dirjen Aptika Kominfo baru dilahirkan pada tanggal 7 Februari 1978 di Siantar. Ia merupakan alumni SMAN 1 Medan.

Setelah lulus dari SMAN 1 Medan, Hokky kemudian melanjutkan pendidikannya di ITB atau Institut Teknologi Bandung. Hokky mengambil jurusan elektro dan lulus pada tahun 2001.

Pria kelahiran Siantar ini dulunya adalah sosok yang aktif di berbagai organisasi mahasiswa kampus. Ia bahkan pernah menjadi anggota majelis permusyawaratan mahasiswa di Himpunan Mahasiswa Elektroteknik. Pengalamannya pun berlanjut jadi bagian dari tim materi orientasi studi keluarga mahasiswa di Himpunan Mahasiswa Elektroteknik, dan lainnya.

Setelah lulus kuliah, sosoknya dikenal sebagai seorang ilmuwan Fisika Batik lewat salah satu buku yang ditulis berjudul "Fisika Batik: Jejak Sains Modern dalam Seni Tradisi Indonesia,".

baca juga

Buku tersebut mengungkap bahwa fisika ilmu bisa dipakai untuk menunjukkan keindahan batik. Selain itu, fisika juga dapat menciptakan desain batik melalui penggabungan pola-pola batik tradisional yang menggunakan aplikasi komputer.

Hokky Situngkir juga merupakan pendiri dan peneliti di Bandung Fe Institute. Saat ini, ia menjabat sebagai Dewan Ilmu Pengetahuan Departemen Sosiologi Komputasi Bandung Fe Institute.

Pria asal Sumatera Utara itu tercatat berhasil menguak rahasia batik, lagu daerah, pergerakan saham hingga Candi Borobudur dengan memadukan bermacam disiplin ilmu. Pencariannya itu bermula sejak tahun 2000, di mana dia menerapkan referensi terkait konflik horizontal di berbagai negara.

Informasi yang diunggah dalam situs web Bandung Fe Institute, menyatakan bahwa Hokky memiliki ketertarikan dalam lingkungan artifisial dan simulasi sosial. Ia pun mulai melakukan pendekatan komputasi dalam teori sosial dan sosiologi serta menerapkan model komputasi dalam sistem dinamis dan evolusioner, sampai mencakup pada bidang sosiologi, ekonomi, dan keuangan.

Selain jadi Kepala Departemen Sosiologi Komputasi, dirinya juga gemar menulis artikel dan soft-paper di berbagai portal media Indonesia. Hokky Situngkir turut aktif menggeluti berbagai bidang, seperti Teori Sosiologi, Psikologi Sosio-Dinamika, Studi Budaya, Ilmu Perilaku, Masyarakat Buatan, Pemrograman Berbasis Agen, Filsafat Ilmu Pengetahuan, serta Keuangan Komputasi.

Dikutip dari akun LinkedIn atas nama Hokky Situngkir, ia menggambarkan dirinya pernah menjadi peneliti di Surya Institute selama delapan tahun mulai dari 2005-2013. Lalu, menjadi Penasihat Teknologi Informasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman 2018-2019 serta Penasihat Senior Teknologi Informasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) selama periode tahun 2019-2020.

Tak hanya itu, ia juga jadi penasihat Yayasan Sobat Budaya dan pendiri Indonesia Archipelago Cultural Initiatives. Atas pengalamannya ini, Hokky Situngkir pun pernah mendapatkan penghargaan Ganesha Innovation Championship Award (GICA) 2014 dan Penghargaan Nasional Kekayaan Intelektual tahun 2013.

Demikian tadi jejak pendidikan dan karier Hokky Situngkir Dirjen Aptika baru. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Pendidikan Semuel Abrijani Pangerapan vs Hokky Situngkir Dirjen Aptika yang Baru, Lulusan Mana?

Adu Pendidikan Semuel Abrijani Pangerapan vs Hokky Situngkir Dirjen Aptika yang Baru, Lulusan Mana?

Tekno | Senin, 22 Juli 2024 | 09:44 WIB

Menkominfo Budi Arie: Ribuan Anggota TNI hingga DPR Main Judi Online

Menkominfo Budi Arie: Ribuan Anggota TNI hingga DPR Main Judi Online

Tekno | Minggu, 21 Juli 2024 | 19:25 WIB

Kapal Pengangkut BTS Bakti Hilang di Papua

Kapal Pengangkut BTS Bakti Hilang di Papua

Tekno | Minggu, 21 Juli 2024 | 19:18 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×