AI Harus Jadi Solusi untuk Kebaikan Manusia dan Kemanusiaan

Muhammad Yunus

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 11:08 WIB
AI Harus Jadi Solusi untuk Kebaikan Manusia dan Kemanusiaan
Ilustrasi Artificial Intelligence (Freepik/phonlamaistudio)

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi meminta para pengembang yang mendalami kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) untuk bisa menghadirkan AI sebagai inovasi dan solusi bagi kebaikan umat manusia.

"Jadi ada dua kata kunci menjadi penting bagi perkembangan teknologi AI ke depan, for people and humanity, terjemahannya kurang lebih untuk manusia dan kemanusiaan," kata Budi di Jakarta, Kamis 8 Agustus 2024.

Budi mengatakan pengembangan AI memang sudah tidak dapat lagi dihindari di masa kini, dan bagi Indonesia AI sebagai teknologi memberikan peluang untuk menjembatani kesenjangan digital dan meningkatkan ekonomi bangsa.

Agar hal itu bisa terwujud maka pengaturan yang tepat harus diambil oleh pemerintah, dan saat ini tengah berupaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola AI.

Dalam konteks global, Indonesia mengusung agar tata kelola AI bisa mencakup tiga prinsip yaitu safe, ethical, dan trustworthy.

Hal ini dengan konsisten di sampaikan di forum-forum pembahasan AI tingkat global selama beberapa tahun terakhir oleh perwakilan Indonesia.

“Prinsip safe berarti memastikan keselamatan dan keamanan developer, deployer, dan pengguna AI. Prinsip ethical, berkaitan dengan privasi dan perlindungan data, dan berorientasi pada perkembangan manusia serta keadilan dan nondiskriminasi. Dan terakhir, prinsip trustworthy memastikan bahwa Sistem AI dapat dipercaya, diandalkan, dan dipertanggungjawabkan, serta mengutamakan privasi dari penggunaannya,” kata Budi.

Tidak hanya di tingkat global, di tingkat nasional pemerintah Indonesia juga tengah berupaya untuk mendorong dan memberikan jaminan pengembangan AI untuk setiap sektor di Indonesia.

Salah satu upaya Kementerian Kominfo untuk bisa mewujudkan hal itu direalisasikan lewat program pengembangan talenta digital di bidang AI melalui Digital Talent Scholarship.

baca juga

"Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing sumberdaya manusia digital termasuk di bidang AI," kata Budi.

Pengembangan talenta digital di bidang AI menjadi salah satu prioritas agar nantinya pengembangan AI di Indonesia bisa memenuhi prinsip-prinsip yang telah disebutkan di atas dan tetap menghadirkan solusi yang produktif bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HP Kelas Menengah, 2 Perangkat Seri A Ini Bakal Pakai Galaxy AI?

HP Kelas Menengah, 2 Perangkat Seri A Ini Bakal Pakai Galaxy AI?

Tekno | Kamis, 08 Agustus 2024 | 21:37 WIB

Besok Oppo Reno 12F Series Meluncur, Klaim Unggul AI

Besok Oppo Reno 12F Series Meluncur, Klaim Unggul AI

Tekno | Kamis, 08 Agustus 2024 | 10:20 WIB

Perusahaan Ini Buat Aplikasi Khusus, Identifikasi Masalah Kulit dengan AI

Perusahaan Ini Buat Aplikasi Khusus, Identifikasi Masalah Kulit dengan AI

Tekno | Rabu, 07 Agustus 2024 | 21:00 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×