Gak Sengaja Klik Tautan Penipuan? Jangan Panik, Buruan Lakukan Ini!

Denada S Putri, Lintang Siltya Utami

Kamis, 22 Agustus 2024 | 12:15 WIB
Gak Sengaja Klik Tautan Penipuan? Jangan Panik, Buruan Lakukan Ini!
Ilustrasi ponsel yang terkena virus. [Kaspersky]

Suara.com - Pengguna pasti pernah mendapatkan tautan atau link palsu melalui SMS, WhatsApp, atau email. Jika pengguna tidak sengaja mengkliknya, jangan panik dan segera melakukan langkah yang tepat untuk mengurangi potensi kerugian.

Dilansir dari Gizchina pada Kamis (22/8/2024), berikut ini hal-hal yang harus pengguna lakukan jika tak sengaja mengklik tautan penipuan di ponsel:

Jika pengguna memasukkan data pribadi

Jika pengguna memasukkan informasi pribadi apa pun, seperti kredensial bank atau data sensitif lainnya, ke situs web palsu, diperlukan tindakan segera. Inilah yang harus pengguna lakukan:

  • Ubah kata sandi: Jika pengguna memasukkan nama pengguna, kata sandi, atau detail bank, segera ubah kata sandi ntuk semua layanan yang terpengaruh. Gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun.
  • Beritahu bank: Jika pengguna memberikan informasi bank, segera hubungi bank untuk melaporkan potensi penyusupan.
  • Pantau rekening: Periksa laporan bank dan rekening online secara teratur untuk mengetahui adanya transaksi atau perubahan yang tidak sah. Laporkan aktivitas mencurigakan apa pun ke bank atau penyedia layanan.
Malware di smartphone. [Shutterstock]
Ilustrasi ponsel terkena phising. [Shutterstock]

Jika pengguna mengunduh perangkat lunak berbahaya

Beberapa situs web palsu meminta pengguna mengunduh dan menginstal aplikasi berbahaya. Aplikasi ini dapat menimbulkan konsekuensi yang parah, seperti menyadap kode verifikasi atau mengakses informasi sensitif. Inilah yang harus dilakukan jika pengguna telah memasang aplikasi semacam itu:

  • Copot pemasangan aplikasi: Jika pengguna belum membuka aplikasi, cukup copot pemasangannya dari perangkat. Namun jika pengguna sudah membukanya, mungkin ada tindakan lebih lanjut yang diperlukan.
  • Ubah kata sandi: Perbarui kata sandi pengguna untuk akun-akun penting, terutama yang terkait dengan perbankan online atau informasi sensitif.
  • Factory reset: Jika pengguna mencurigai aplikasi tersebut mungkin telah menyusupi perangkat, lakukan factory reset. Ini akan menghapus semua data dan aplikasi dari ponsel.
  • Periksa aktivitas berbahaya: Setelah mencopot pemasangan aplikasi atau melakukan penyetelan ulang, pantau akun dan ponsel untuk mengetahui adanya aktivitas yang tidak biasa.

Terlepas dari situasi spesifik yang dialami pengguna, melaporkan pesan penipuan dapat membantu mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Sebagian besar aplikasi perpesanan, seperti WhatsApp, menawarkan opsi untuk melaporkan upaya spam atau phishing. Pelaporan membantu meningkatkan sistem deteksi spam dan melindungi pengguna lain dari ancaman serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 HP Paling Rentan Kena Serangan Malware, Pengguna Android Perlu Ketar-ketir!

12 HP Paling Rentan Kena Serangan Malware, Pengguna Android Perlu Ketar-ketir!

Tekno | Kamis, 27 Juni 2024 | 11:08 WIB

HP Lawas Redmi Ini Kebagian HyperOS, Kebal Serangan Malware!

HP Lawas Redmi Ini Kebagian HyperOS, Kebal Serangan Malware!

Tekno | Jum'at, 21 Juni 2024 | 14:45 WIB

Daftar 13 Aplikasi Berbahaya Malware di Android, Begini Cara Mengatasinya

Daftar 13 Aplikasi Berbahaya Malware di Android, Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 18 Juni 2024 | 11:49 WIB

Terkini

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone

OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:14 WIB

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?

Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:14 WIB

Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG

Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:55 WIB

Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium

Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:47 WIB

7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online

7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:19 WIB

GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon

GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:00 WIB

ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031

ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:30 WIB

×