Elon Musk Khawatir Kiamat Populasi: Ancaman Lebih Besar dari AI?

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 02 November 2024 | 11:09 WIB
Elon Musk Khawatir Kiamat Populasi: Ancaman Lebih Besar dari AI?
CEO SpaceX, Elon Musk. [Instagram/@elonmuskh]

Suara.com - Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX yang dikenal vokal di media sosial, kerap menyuarakan kekhawatirannya terkait angka kelahiran yang menurun.

Dikutip dari Unilad, Miliarder yang memiliki 12 anak dari tiga wanita ini, secara terbuka mengungkapkan pandangannya mengenai populasi global yang dianggapnya sebagai salah satu tantangan terbesar peradaban saat ini.

Melalui beberapa cuitannya, Musk sering menyampaikan bahwa penurunan angka kelahiran merupakan ancaman serius bagi masa depan.

"Angka kelahiran yang menurun adalah bahaya terbesar yang dihadapi peradaban sejauh ini," tulisnya dalam salah satu unggahan di media sosial.

Musk juga menyebutkan bahwa tren demografis menunjukkan banyak negara berada di bawah tingkat penggantian populasi yang sehat, yaitu 2,1 anak per keluarga.

Selain opini publiknya, Musk juga dikenal sebagai pendukung fertilisasi in-vitro (IVF) dan, menurut laporan New York Times, pernah menawarkan untuk mendukung beberapa kenalannya yang mempertimbangkan metode tersebut.

Salah satu individu yang kabarnya menerima tawaran ini adalah Nicole Shanahan, mantan calon wakil presiden independen untuk Robert F. Kennedy Jr. Laporan menyebutkan bahwa Musk sempat menawarkan dukungan ini pada tahun 2022, meski Shanahan menolak.

Bos Tesla Elon Musk menumpang Toyota Alphard di Bali pada Minggu (19/4/2024), bukan mobil listrik. [Antara]
Bos Tesla Elon Musk menumpang Toyota Alphard di Bali pada Minggu (19/4/2024), bukan mobil listrik. [Antara]

Selain itu, Musk diduga mengajukan tawaran serupa kepada beberapa pasangan yang ia kenal secara sosial dalam suasana informal, seperti pada acara makan malam di rumah seorang eksekutif Silicon Valley. Meski tidak jelas bagaimana respons pasangan tersebut, tawaran ini menunjukkan dedikasi Musk terhadap isu populasi yang kerap ia bicarakan.

Pada awal tahun ini, Musk mengonfirmasi bahwa ia menyambut kelahiran anak ke-12nya bersama eksekutif Neuralink, Shivon Zilis, yang juga merupakan ibu dari anak kembar mereka, Strider dan Azure. Musk menegaskan bahwa kehadiran anak-anaknya bukanlah "rahasia," namun lebih merupakan keputusan pribadi tanpa publisitas berlebih.

baca juga

Kekhawatiran Musk terhadap populasi global dan komitmennya terhadap fertilisasi in-vitro menegaskan perannya sebagai sosok yang tidak hanya berinvestasi pada teknologi, tetapi juga pada isu-isu sosial dengan dampak jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Pertama Kalinya, BYD Raup Pendapatan Lebih Besar dari Tesla

Untuk Pertama Kalinya, BYD Raup Pendapatan Lebih Besar dari Tesla

Otomotif | Kamis, 31 Oktober 2024 | 21:05 WIB

Akankah Robot Gantikan Pekerjaan Manusia? Ini Prediksi Mengerikan Elon Musk tentang AI

Akankah Robot Gantikan Pekerjaan Manusia? Ini Prediksi Mengerikan Elon Musk tentang AI

Tekno | Kamis, 31 Oktober 2024 | 07:22 WIB

Toyota Kembangkan Perangkat Lunak Berbasis AI Lawan Dominasi Mobil China

Toyota Kembangkan Perangkat Lunak Berbasis AI Lawan Dominasi Mobil China

Otomotif | Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:20 WIB

Terkini

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Sore Ini Skuad Thailand Berangkat dari Bandung ke Jakarta, Siap Tantang Indonesia di SUGBK

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

×