Dari Nabi Musa Hingga Zaman Modern: Misteri dan Fakta di Balik Manusia-Manusia Raksasa

Muhammad Yunus

Rabu, 20 November 2024 | 12:45 WIB
Dari Nabi Musa Hingga Zaman Modern: Misteri dan Fakta di Balik Manusia-Manusia Raksasa
Ilustrasi manusia raksasa menggunakan AI Chat GPT [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Ketika Nabi Musa tiba di tanah Kanaan, pengikutnya dikejutkan oleh keberadaan manusia raksasa yang menghuni wilayah tersebut.

Manusia raksasa itu disebut dalam sejarah sebagai Kaum Jabbarun, mereka konon memiliki tinggi hingga 22 meter. Jika berjalan, bumi bergetar; jika berteriak, gunung-gunung seakan menunduk.

Namun, benarkah manusia raksasa dalam kisah nabi Musa pernah ada?

Mengutip livescience.com, secara ilmiah, “raksasa” memang ada, meski dalam ukuran yang lebih realistis.

Misalnya, Robert Wadlow, manusia tertinggi yang pernah tercatat, memiliki tinggi 2,72 meter (8 kaki, 11 inci).

Dia bahkan melampaui deskripsi Goliat dalam kitab suci. Tapi perawakannya bukan karena sihir atau keajaiban, melainkan kondisi medis yang disebut gigantisme.

Menurut Márta Korbonits, profesor endokrinologi di Queen Mary University of London, gigantisme disebabkan oleh kelebihan hormon pertumbuhan yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari.

"Mayoritas raksasa mengalami masalah hormon ini," jelasnya.

Dalam kasus Wadlow, kondisinya dipicu oleh tumor jinak yang meningkatkan kadar hormon tersebut.

baca juga

Di masa kini, gigantisme jarang mencapai tingkat ekstrim karena perkembangan medis.

Tumor penyebabnya dapat diangkat, dan obat-obatan mampu menghentikan pertumbuhan yang berlebihan.

Namun, tinggi luar biasa juga bisa terjadi tanpa gigantisme.

Contohnya adalah Bao Xishun, seorang pria dengan tinggi 2,36 meter (7 kaki, 9 inci), yang memiliki genetik unik tanpa masalah hormonal.

Raksasa modern hanyalah satu sisi cerita. Dalam sejarah, manusia bertubuh sangat tinggi juga ada.

Penelitian menunjukkan sisa-sisa manusia dari era Paleolitik, seperti kerangka dari gua Grimaldi di Italia, memiliki tinggi hingga 1,96 meter (6 kaki, 5 inci) — angka luar biasa untuk zamannya.

Menurut Pavel Grasgruber dari Universitas Masaryk, kerangka ini mungkin menginspirasi mitos tentang raksasa.

"Standar tinggi pria Eropa saat itu di bawah 170 cm," jelasnya.

"Tidak heran mereka terlihat seperti raksasa."

Faktor genetik, pola makan, dan lingkungan berperan besar dalam menentukan tinggi badan.

Bahkan, populasi Gravettian yang hidup 29.000 tahun lalu dikenal memiliki pria bertubuh tinggi berkat melimpahnya makanan seperti daging mamut.

Jadi, meski Kaum Jabbarun dan legenda raksasa dalam kitab suci masih jadi pertanyaan, manusia dengan tinggi luar biasa adalah kenyataan yang terus memukau dari masa lalu hingga kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Mitos dan Fakta Diabetes, Termasuk Larangan Konsumsi Gula hingga Obesitas

4 Mitos dan Fakta Diabetes, Termasuk Larangan Konsumsi Gula hingga Obesitas

Health | Kamis, 07 November 2024 | 11:51 WIB

Ulasan Buku Manusia dan Badainya: Kisah Spiritual di Ambang Keputusasaan

Ulasan Buku Manusia dan Badainya: Kisah Spiritual di Ambang Keputusasaan

Your Say | Senin, 04 November 2024 | 11:31 WIB

5 Mitos Mengenai Transplantasi Rambut yang Perlu Diluruskan, Apa Saja?

5 Mitos Mengenai Transplantasi Rambut yang Perlu Diluruskan, Apa Saja?

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2024 | 09:05 WIB

Terkini

Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing

Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Mau Sepatu ASICS? Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon Kilat Rp300 Ribu, Begini Caranya

Mau Sepatu ASICS? Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon Kilat Rp300 Ribu, Begini Caranya

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:02 WIB

2,578.0 km: Saat Semesta Mengalahkan Itinerary Manusia Lewat Cinta Baru

2,578.0 km: Saat Semesta Mengalahkan Itinerary Manusia Lewat Cinta Baru

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Maulid Nabi Tanggal Berapa? Ini Jadwal 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Maulid Nabi Tanggal Berapa? Ini Jadwal 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya

Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka

Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini

Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:37 WIB

BPS Jelaskan Mengapa Bisa Masuk Desil Tinggi Meski Merasa Ekonomi Pas-pasan

BPS Jelaskan Mengapa Bisa Masuk Desil Tinggi Meski Merasa Ekonomi Pas-pasan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:36 WIB

×