Jangan Kemakan Gengsi, Ini 5 Alasan Tak Perlu Beli HP Mahal

Muhammad Yunus, Lintang Siltya Utami

Selasa, 17 Desember 2024 | 13:21 WIB
Jangan Kemakan Gengsi, Ini 5 Alasan Tak Perlu Beli HP Mahal
Ilustrasi iPhone dan Samsung. [Unsplash/Thai Nguyen]

Suara.com - Mayoritas pengguna HP kini berusaha untuk mencari ponsel sempurna dengan harga mahal. Setiap tahunnya, banyak produsen berlomba-lomba menghadirkan smartphone flagship, mulai dari Apple, Samsung, hingga Google.

Dengan harga lebih dari Rp 10 juta, pengguna akan mendapatkan teknologi mutakhir. Tetapi, sebagian besar pengguna tidak membutuhkannya dan harga premium terkadang jarang memberikan nilai yang sepadan dengan harganya.

Sebelum pengguna mempertimbangkan untuk menghabiskan banyak uang guna membeli HP, pengguna harus mengetahui apa yang dibutuhkan. Dilansir dari Gizmochina pada Selasa (17/12/2024), berikut ini alasan mengapa pengguna tidak perlu membeli HP mahal:

1. Fitur unggulan yang terlalu berlebihan

HP flagship membanggakan spesifikasi tingkat atas, seperti chipset Snapdragon terbaru, RAM yang sangat besar, dan layar dengan kecepatan refresh mencapai 120Hz atau lebih tinggi. Fitur-fitur ini terdengar mengesankan, tetapi dalam penggunaan sehari-hari, fitur-fitur tersebut tidak memberikan perbedaan yang besar bagi pengguna rata-rata.

Jika pengguna adalah tipe orang yang menghabiskan waktu untuk menggulir media sosial atau menonton film, pengguna tidak akan melihat peningkatan yang signifikan dibandingkan ponsel kelas menengah yang harganya setengah dari harga ponsel tersebut.

Faktanya, perangkat kelas menengah modern sudah menawarkan kinerja yang hebat untuk penggunaan kasual. Perangkat-perangkat tersebut hadir dengan layar yang halus, prosesor yang bagus, dan RAM yang cukup untuk melakukan banyak tugas.

2. Pembaruan perangkat lunak yang tidak lagi eksklusif

Salah satu alasan untuk membeli ponsel premium dulunya adalah dukungan perangkat lunak yang lebih lama. Flagship sering kali menerima pembaruan OS dan patch keamanan selama lebih lama daripada perangkat kelas menengah. Namun, hal itu kini telah berubah.

baca juga

Perusahaan seperti Samsung dan Google sekarang menjanjikan empat tahun pembaruan OS utama dan lima tahun patch keamanan untuk banyak ponsel kelas menengah.

Artinya, pengguna tidak perlu lagi membeli HP unggulan untuk menikmati dukungan perangkat lunak jangka panjang.

Ilustrasi HP Android. [Unsplash/Andrey Matveev]
Ilustrasi HP Android. [Unsplash/Andrey Matveev]

3. Desain premium tidak praktis

Ponsel unggulan sering kali mengutamakan estetika, dengan bagian belakang kaca, rangka baja tahan karat, dan bezel yang sangat tipis. Meskipun material ini tampak hebat, namun ada kekurangan praktisnya.

Faktanya, HP dengan bagian belakang kaca lebih rentan pecah saat terjatuh dan biaya perbaikan perangkat unggulan dapat mencapai ratusan ribu.

Di sisi lain, ponsel kelas menengah sering kali menggunakan rangka plastik yang lebih tahan lama. Plastik lebih tahan jatuh daripada kaca an juga lebih murah untuk diganti jika rusak.

4. Daya tahan baterai tidak selalu lebih baik

Pengguna mungkin berpikir menghabiskan Rp 10 juta atau lebih akan memberikan gawai dengan daya tahan baterai yang tak tertandingi, tetapi itu tidak selalu terjadi. Perangkat andalan sering kali menyertakan layar beresolusi tinggi dan prosesor yang haus daya. Pada akhirnya, ini akan menguras baterai lebih cepat.

Di sisi lain, ponsel kelas menengah memiliki keseimbangan yang lebih baik. Beberapa menawarkan daya tahan baterai sepanjang hari tanpa mengurangi kualitas.

5. Beli model lama

Jika pengguna benar-benar menginginkan pengalaman dalam menggunakan HP flagship, maka pengguna tidak perlu membeli model yang paling terbaru. Model premium sering kali harganya turun secara signifikan setelah satu atau dua tahun, sehingga menawarkan pengalaman premium yang sama dengan harga yang lebih murah.

HP premium mungkin merupakan perangkat terbaik yang ditawarkan oleh perusahaan teknologi, tetapi itu bukanlah yang pengguna butuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layar Beranda HP Lambat, Ini Tanggapan Xiaomi

Layar Beranda HP Lambat, Ini Tanggapan Xiaomi

Tekno | Selasa, 17 Desember 2024 | 11:48 WIB

Realme C75 Kantongi Rekor MURI, Jadi HP Tahan Air Terlama di Indonesia

Realme C75 Kantongi Rekor MURI, Jadi HP Tahan Air Terlama di Indonesia

Tekno | Senin, 16 Desember 2024 | 20:04 WIB

Perbandingan Spesifikasi OPPO A60 vs realme 13 4G, Duel HP Murah Rp 2 Jutaan

Perbandingan Spesifikasi OPPO A60 vs realme 13 4G, Duel HP Murah Rp 2 Jutaan

Tekno | Senin, 16 Desember 2024 | 18:00 WIB

Terkini

Mas Pluk Pluk dan Mbak Pluk Pluk Bongkar Perjalanan Jadi Konten Kreator Sukses

Mas Pluk Pluk dan Mbak Pluk Pluk Bongkar Perjalanan Jadi Konten Kreator Sukses

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Hindari Macet Sekitar GBK! Simak Rute Alternatif Jelang ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Hindari Macet Sekitar GBK! Simak Rute Alternatif Jelang ASEAN Cup 2026 Malam Ini

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:34 WIB

4 Rekomendasi Spicule Serum Lokal untuk Mengecilkan Pori dan Bopeng

4 Rekomendasi Spicule Serum Lokal untuk Mengecilkan Pori dan Bopeng

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Batin Tersiksa Gara-Gara Selalu Bilang 'Iya'? Ini 4 Cara Bebaskan Diri dari Rasa Bersalah

Batin Tersiksa Gara-Gara Selalu Bilang 'Iya'? Ini 4 Cara Bebaskan Diri dari Rasa Bersalah

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Menguak Raksasa Industri Tiongkok di Balik Merek Otomotif BAW

Menguak Raksasa Industri Tiongkok di Balik Merek Otomotif BAW

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Membongkar Crab Mentality: Saat Perempuan Dipaksa Berebut Sisa Sumber Daya

Membongkar Crab Mentality: Saat Perempuan Dipaksa Berebut Sisa Sumber Daya

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:30 WIB

VIVIZ Terancam Ganti Nama Grup Usai Eunha, SinB, Umji Gabung Agensi Baru

VIVIZ Terancam Ganti Nama Grup Usai Eunha, SinB, Umji Gabung Agensi Baru

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Ramai Jasa Bikin Surat Sakit Palsu: Bukti Karyawan Makin Licik atau Budaya Kerja yang Toxic?

Ramai Jasa Bikin Surat Sakit Palsu: Bukti Karyawan Makin Licik atau Budaya Kerja yang Toxic?

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Polisi Siagakan 10.121 Personel Gabungan Amankan Final Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Liputan IIBF 2026: Nonton Bilal Indrajaya, Kulineran, hingga Pesan Puisi Dadakan Seikhlasnya

Liputan IIBF 2026: Nonton Bilal Indrajaya, Kulineran, hingga Pesan Puisi Dadakan Seikhlasnya

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:16 WIB

×