Para Ilmuwan: "Kita Mungkin Salah Tentang Asal Usul Kehidupan"

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 21 Januari 2025 | 08:43 WIB
Para Ilmuwan: "Kita Mungkin Salah Tentang Asal Usul Kehidupan"
Ilustrasi tes genetika, DNA. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru mengungkapkan bukti yang menunjukkan bahwa pemahaman kita tentang asal-usul kehidupan mungkin perlu direvisi dan diteliti ulang. Dalam analisis terbaru, para ilmuwan meneliti bagaimana gen pertama kali muncul, terutama saat asam amino mulai bergabung dalam proses ini.

Selama ini, diketahui bahwa semua makhluk hidup berbagi kode genetik yang sama. Namun, bagaimana dan kapan kode ini muncul menjadi perdebatan besar di kalangan ilmuwan.

Dilansir dari UNILAD, menurut para ahli genetika di Universitas Arizona, pemahaman tentang evolusi kode genetik ini memerlukan perubahan signifikan.

Dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, peneliti Sawsan Wehbi dan penulis senior Joanna Masel mengajukan teori baru bahwa urutan munculnya asam amino—blok pembangun kode genetik—berbeda jauh dari konsensus ilmiah yang telah ada.

"Kode genetik adalah sistem luar biasa di mana urutan tiga nukleotida, yang dikenal sebagai kodon, dalam DNA atau RNA diterjemahkan menjadi urutan protein menggunakan 20 asam amino yang berbeda. Proses ini sangat rumit dan hampir sempurna dalam berbagai hal, sehingga pasti berevolusi secara bertahap," jelas Joanna Masel dikutip pada Selasa (21/1/2025). 

Para peneliti menyebutkan bahwa bagian penting dari protein kita, yaitu asam amino, dapat dilacak hingga empat miliar tahun lalu, ke nenek moyang universal terakhir (last universal common ancestor atau LUCA) dari semua kehidupan di Bumi. LUCA adalah bentuk kehidupan tunggal yang menjadi awal dari semua organisme saat ini.

Namun, teori yang ada sebelumnya dianggap usang karena didasarkan pada eksperimen laboratorium, bukan pada proses evolusi. Salah satu teori lama ini berasal dari eksperimen Urey-Miller tahun 1952, yang mencoba mereplikasi kondisi awal Bumi yang diduga menjadi tempat asal usul kehidupan.

Eksperimen tersebut gagal menemukan asam amino yang mengandung sulfur, meskipun elemen ini melimpah di Bumi pada masa awalnya. Hal ini menyebabkan asumsi bahwa asam amino sulfurik baru bergabung dengan kode genetik belakangan bisa saja keliru.

Dengan memanfaatkan teknologi modern dan data dari National Center for Biotechnology Information, tim ini berhasil membuat pohon domain protein yang melacak kembali hingga ke LUCA. Domain protein, yang baru ditemukan pada tahun 1970-an, membantu para ilmuwan memahami urutan kemunculan 20 asam amino.

baca juga
Ilustrasi rekayasa genetika. [Shutterstock]
Ilustrasi rekayasa genetika. [Shutterstock]

"Jika protein diibaratkan sebagai mobil, maka domain adalah roda. Roda adalah bagian yang bisa digunakan dalam berbagai jenis mobil, dan roda sudah ada jauh sebelum mobil diciptakan," jelas Wehbi. 

Penemuan mereka menunjukkan bahwa kode genetik modern kemungkinan muncul setelah kode-kode lain yang telah punah. Tim ini mengidentifikasi lebih dari 400 keluarga urutan protein yang berasal dari LUCA, dan lebih dari 100 di antaranya bahkan sudah ada sebelum LUCA muncul.

Masel menambahkan, penemuan ini memberikan petunjuk tentang kode genetik lain yang ada sebelum kode kita, tetapi telah hilang ditelan waktu geologis. "Kehidupan awal tampaknya menyukai struktur cincin."

Penelitian ini membuka peluang baru untuk memahami evolusi kehidupan dan kemungkinan keberadaan sistem genetik yang lebih tua, yang hilang dari catatan sejarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Iklim dan Budaya Membentuk Evolusi Manusia?

Bagaimana Iklim dan Budaya Membentuk Evolusi Manusia?

Tekno | Selasa, 31 Desember 2024 | 11:57 WIB

Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Health | Kamis, 21 November 2024 | 17:40 WIB

Wujudkan Domba "Monster" untuk Perburuan Trofi, Pria Ini Dipenjara Karena Rekayasa Genetika Ilegal

Wujudkan Domba "Monster" untuk Perburuan Trofi, Pria Ini Dipenjara Karena Rekayasa Genetika Ilegal

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:54 WIB

Terkini

20 Kode Redeem FF Terbaru 10 Oktober 2026, Sikat Skin dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Terbaru 10 Oktober 2026, Sikat Skin dan Diamond Gratis

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Pakar Tegaskan Konsekuensi Putusan MK Bukan Mendiskualifikasi, tapi Gibran Terdiskualifikasi

Pakar Tegaskan Konsekuensi Putusan MK Bukan Mendiskualifikasi, tapi Gibran Terdiskualifikasi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!

Anak Takut Salah dan Terobsesi Sempurna? Buku Ini Punya Jawaban Menenangkannya!

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Daftar Zodiak yang Tidak Cocok Berpacaran karena Sering Bentrok, Hubungannya Rawan Konflik

Daftar Zodiak yang Tidak Cocok Berpacaran karena Sering Bentrok, Hubungannya Rawan Konflik

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Tunggu Bola Panas Ijazah Gibran di DPR, Berakhir ke Pemakzulan?

Tunggu Bola Panas Ijazah Gibran di DPR, Berakhir ke Pemakzulan?

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

Lestarikan Budaya Jawa, Warkaban Hadirkan Wayang Kulit Lahire Wisanggeni di TMII

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:42 WIB

×