Setan Laut Hitam Muncul ke Permukaan, Pertanda Apa?

Muhammad Yunus

Kamis, 13 Februari 2025 | 15:41 WIB
Setan Laut Hitam Muncul ke Permukaan, Pertanda Apa?
“Black seadevil” biasanya berenang dari kedalaman 650 hingga 6.500 kaki di bawah permukaan laut [David Jara Boguna/Condrik Tenerife melalui Storyful]

Suara.com - Bayangkan seekor makhluk dari kegelapan laut dalam tiba-tiba muncul di perairan dangkal, jauh dari habitat aslinya yang misterius.

Dengan mulut penuh gigi tajam yang terlihat seperti jebakan maut, makhluk ini tampak seperti monster dari film horor.

Inilah "setan laut hitam" – atau dalam istilah ilmiah, Melanocetus johnsonii – yang baru-baru ini mengejutkan dunia ilmiah dan membuat heboh media sosial.

Penampakan langka ini terjadi di perairan dangkal dekat Kepulauan Canary, di lepas pantai Afrika.

Biasanya, anglerfish laut dalam ini menghuni Zona Batipelagis – wilayah gelap gulita antara 650 hingga 6.500 kaki di bawah permukaan laut.

Di sana, suhu air konstan sekitar 39 derajat Fahrenheit, dan tekanan air mencapai lebih dari 5.850 pon per inci persegi. Bayangkan, itu seperti ditindih oleh truk besar di setiap inci tubuh manusia.

Penemuan ini diabadikan oleh Condrik Tenerife, sebuah LSM Spanyol yang meneliti hiu dan pari di Kepulauan Canary, bersama dengan fotografer kelautan David Jara Borguña.

Video dan gambar yang mereka bagikan memperlihatkan sosok angker dengan tubuh gelap mengambang di air dangkal. Tak butuh waktu lama hingga foto-foto tersebut menyebar luas, memicu rasa penasaran dan kekaguman di kalangan netizen.

Namun, pertanyaannya adalah apa yang dilakukan makhluk ini di perairan dangkal? Hingga kini, para ilmuwan belum bisa memastikan alasan di balik kemunculan langka tersebut.

baca juga

Apakah dia tersesat? Atau ada perubahan lingkungan yang memaksanya keluar dari kedalaman laut? Misteri ini menambah daya tarik dan pesona sang “setan laut hitam.”

Anglerfish laut dalam dikenal dengan umpan bioluminescent yang menjuntai di depan wajahnya – semacam "lampu" yang berfungsi untuk menarik mangsa di kegelapan total.

Fakta menarik lainnya, hanya betina yang memiliki umpan bercahaya ini, sementara pejantan jauh lebih kecil dan hidup sebagai parasit pada tubuh betina. Bayangkan kisah cinta laut dalam yang aneh ini.

Makhluk menyeramkan ini sudah lama menghuni lautan terdalam yang jarang terjamah manusia.

Menurut Smithsonian Museum of Natural History, sebagian besar catatan tentang anglerfish laut dalam hanyalah larva, spesimen yang sudah mati, atau yang terlihat oleh kapal selam dalam ekspedisi ilmiah. Itulah mengapa pertemuan ini begitu langka dan luar biasa.

Dalam postingan media sosial mereka, Condrik Tenerife menyatakan bahwa temuan ini “akan dikenang selamanya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemetar! Arkeolog Temukan Harta Karun Koin Perak Era Raja Edward, Simpan Sejarah Kejam

Gemetar! Arkeolog Temukan Harta Karun Koin Perak Era Raja Edward, Simpan Sejarah Kejam

Tekno | Rabu, 12 Februari 2025 | 14:24 WIB

Gegara Banjir di Spanyol, Arkeolog Temukan Kuil Romawi Berusia 1900 Tahun

Gegara Banjir di Spanyol, Arkeolog Temukan Kuil Romawi Berusia 1900 Tahun

Tekno | Sabtu, 08 Februari 2025 | 16:22 WIB

Arkeolog Teliti Situs Arkeologi Berusia 2700 Tahun di Yordania, Diduga Jadi Tempat Kunjungan Raja Daud

Arkeolog Teliti Situs Arkeologi Berusia 2700 Tahun di Yordania, Diduga Jadi Tempat Kunjungan Raja Daud

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 16:05 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah

5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:30 WIB

BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:15 WIB

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

×