Menjadi Orang Tua di Era Digital

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 18 Agustus 2025 | 14:03 WIB
Menjadi Orang Tua di Era Digital
Ilustrasi menjadi orang tua di era digital (Dok: ILFS)

Suara.com - Lahir sebagai digital native, gawai bukan sekadar alat komunikasi bagi anak zaman sekarang. Ruang sosial, ruang belajar, ruang bermain, berada dalam genggaman mereka. Bagaimana orang tua harus menyikapi hal ini?

Di era digital seperti sekarang, anak-anak dan remaja hidup dalam dunia yang tak pernah lepas dari layar. Gawai bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga ruang sosial, ruang belajar, ruang bermain, bahkan “pelarian” dari tekanan hidup. Peran orang tua mengalami transformasi besar. Tak cukup lagi hanya memastikan anak makan sehat dan belajar rajin—orang tua masa kini dituntut untuk menjadi pendamping aktif dalam kehidupan digital anak.

Pada Maret 2025 lalu, Netflix meluncurkan Adolescence, sebuah serial empat episode yang menuai pujian karena alur cerita yang sangat relatable, hingga akting para pemeran yang memukau. Serial ini menarik banyak perhatian karena isu kriminal remaja yang menggambarkan realitas masa kini.

Serial Adolescence menyuguhkan dinamika remaja yang menghadapi tekanan identitas, eksistensi di media sosial, cyberbullying, dan kesepian—meski tampak selalu terhubung. Banyak dari mereka berjuang sendirian, tanpa keterlibatan nyata dari orang dewasa.

Stephen Graham, salah satu penulis dari naskah serial ini, mengatakan, “Salah satu tujuan kami adalah untuk bertanya, ‘Apa yang sebenarnya terjadi pada anak-anak muda kita saat ini, dan tekanan apa yang mereka hadapi dari teman sebaya, internet, dan media sosial? Dan apakah tekanan yang datang dari semua hal itu sama sulitnya bagi anak-anak di sini (Inggris) dan di seluruh dunia.”

Artikel ini tidak akan terlalu banyak membahas tentang serial tersebut. Namun kita akan bersama-sama belajar darinya, tentang bagaimana menjadi orang tua di era digital? Apa yang harus kita lakukan agar anak-anak kita tetap terlindungi dari ilusi sosial dan kekaburan dunia maya?

Mari kita telusuri data-data temuan Common Sense Media dalam The 2025 Common Sense Census: Media Use by Kids Zero to Eight (sensus terhadap anak usia 0 hingga 8 tahun) berikut ini:

Anak-anak mulai menggunakan layar pada usia yang sangat muda.
* 40% anak usia 2 tahun memiliki tablet sendiri.
* 58% anak usia 4 tahun memiliki tablet sendiri.
* 25% anak usia 8 tahun memiliki ponsel pintar sendiri.
* Secara keseluruhan, 51% anak usia 8 tahun ke bawah memiliki perangkat seluler sendiri (seperti tablet atau ponsel pintar).

Pengawasan orang tua sangat bervariasi berdasarkan platform.
* 62% orang tua menonton YouTube sesekali bersama anak-anak mereka.
* 17% yang menonton bersama konten TikTok.

baca juga

AI membuat terobosan pada anak usia dini, dengan hampir sepertiga orang tua melaporkan bahwa anak mereka telah menggunakan AI untuk pembelajaran di sekolah.

Laporan Common Sense Media sebelumnya, yaitu The 2021 Common Sense Census: Media Use by Tweens and Teens (sensus terhadap anak usia 8 hingga 18 tahun) mencatat:

  • Rata-rata, anak usia 8 hingga 12 tahun menggunakan media layar sekitar 5,5 jam per hari; dan anak usia 13 hingga 18 tahun menggunakan media layar sekitar 8,5 jam per hari.
  • Secara keseluruhan, 84% remaja telah menggunakan media sosial; di mana 34% dari mereka mengatakan bahwa mereka ‘sangat menikmati’ penggunaan media sosial.

Dengan tatanan seperti ini, sebagai orang tua kita harus membuka mata lebar-lebar tentang kompleksitas dunia digital remaja masa kini. “Melek teknologi” saja tidak cukup untuk mengimbangi dunia digital anak-anak zaman now. Karena mereka bukan hanya butuh pengawasan, melainkan pendampingan; artinya kita harus hadir secara emosional, bukan sekadar teknis.

Jadi, bagaimana kita harus bersikap? Meringkas artikel UNICEF, berikut hal-hal yang bisa orang tua lakukan untuk menciptakan kebiasaan digital yang sehat di rumah:

1. Mulai dari rasa ingin tahu, bukan ketakutan.
Alih-alih langsung melarang atau membatasi akses terhadap gawai dan/atau aplikasi tertentu, coba tanyakan kepada mereka: “Apa yang kamu suka dari TikTok?” atau “Kamu follow siapa saja sih di Instagram?” Intinya adalah membuka ruang dialog bersama anak, bukan interogasi.

2. Menjadi model digital yang sehat.
Anak belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat, bukan dengar. Oleh karena itu, sebagai orang tua, kita harus menjadi model digital yang sehat. Jika kita juga terus-menerus terlihat memegang gawai, akan sulit untuk meminta anak membatasi screen time mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan UMKM Susu Mbok Darmi dan Ayam Bang Dava Mengangkat Cita Rasa Indonesia Lewat ShopeeFood

Perjalanan UMKM Susu Mbok Darmi dan Ayam Bang Dava Mengangkat Cita Rasa Indonesia Lewat ShopeeFood

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 08:00 WIB

Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandara, Ini Kisah Sukses UMKM Bersama Rumah BUMN Binaan BRI

Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandara, Ini Kisah Sukses UMKM Bersama Rumah BUMN Binaan BRI

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 11:27 WIB

Patra Niaga Dukung UMKM Nasional Naik Kelas dan Mendunia, Perkuat Ekonomi Daerah

Patra Niaga Dukung UMKM Nasional Naik Kelas dan Mendunia, Perkuat Ekonomi Daerah

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:28 WIB

Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Naik Kelas

Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Naik Kelas

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:59 WIB

Rumah BUMN Binaan BRI Ubah Nasib, Berikut Kisah Inspiratif UMKM dengan Omset Menggiurkan

Rumah BUMN Binaan BRI Ubah Nasib, Berikut Kisah Inspiratif UMKM dengan Omset Menggiurkan

Bisnis | Minggu, 10 Agustus 2025 | 13:38 WIB

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

PLN Indonesia Power Nyalakan Harapan UMKM, Ekonomi Desa Jadi Kekuatan Bangsa

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2025 | 13:39 WIB

Terkini

5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking

5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:10 WIB

7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh

7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:08 WIB

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:23 WIB

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43 WIB

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:36 WIB

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:09 WIB

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:46 WIB

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:20 WIB

×