Menguak Potensi Krisis Air Bersih di Balik Kecanggihan AI

Agung Pratnyawan | Suara.com

Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:27 WIB
Menguak Potensi Krisis Air Bersih di Balik Kecanggihan AI
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). [Shutterstock]

Angka ini setara dengan kebutuhan air bersih untuk 1,6 juta orang selama setahun, atau cukup untuk mengairi 51 lapangan golf di Amerika Serikat bagian barat daya.

Sebagian besar fasilitas mereka bahkan berada di daerah kering seperti Arizona, Spanyol, dan Cile, wilayah yang tengah berjuang menghadapi kekeringan.

Akibatnya, sejumlah komunitas lokal mulai melawan pembangunan pusat data. Di Spanyol, kelompok aktivis bahkan menamakan gerakan mereka “Your Cloud Is Drying Up My River.

Sebagian perusahaan kini berupaya memperkenalkan sistem pendingin ramah air. Microsoft, Meta, dan Amazon tengah mengembangkan sistem sirkulasi tertutup, di mana air didinginkan dan digunakan kembali tanpa diuapkan.

Namun, Prof. Ren menyebut penerapan sistem ini masih “sangat awal.” Selain itu, sistem kering berbasis udara yang bisa menggantikan air justru mengkonsumsi listrik lebih besar.

Beberapa negara seperti Jerman, Finlandia, dan Denmark telah mencoba memanfaatkan panas dari pusat data untuk menghangatkan rumah warga di sekitarnya. Tapi langkah ini baru diterapkan di sebagian kecil lokasi.

Perusahaan teknologi sering berjanji untuk menjadi “ramah air” pada 2030, dengan komitmen mengembalikan lebih banyak air daripada yang mereka gunakan.

Google dan Microsoft mendanai proyek restorasi lahan basah dan pelestarian hutan untuk mengimbangi penggunaan air. AWS mengklaim sudah mencapai 41% dari target tersebut, sementara Microsoft menyebut progresnya “sesuai jalur.”

Meski begitu, Thomas Davin, Direktur Inovasi UNICEF, menilai langkah-langkah itu belum cukup.

AI seharusnya menjadi solusi, bukan beban tambahan bagi planet ini,” katanya.

Ia berharap perusahaan-perusahaan besar lebih fokus pada efisiensi dan transparansi, bukan hanya berlomba menciptakan model AI paling kuat.

AI sebenarnya telah digunakan untuk tujuan positif. Namun, tidak ada cara agar pertumbuhan besar-besaran AI benar-benar ramah lingkungan.

Para ahli sepakat, langkah pertama menuju solusi adalah transparansi: mengukur dan melaporkan penggunaan air secara terbuka.

Kalau kita tidak bisa mengukurnya, kita tidak akan pernah bisa mengelolanya,” tegas Prof. Ren.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wikipedia Kehilangan Banyak Pembaca, AI Overview Disebut Sebagai Penyebabnya

Wikipedia Kehilangan Banyak Pembaca, AI Overview Disebut Sebagai Penyebabnya

Tekno | Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:17 WIB

Cara Menggunakan Sora AI untuk Membuat Video

Cara Menggunakan Sora AI untuk Membuat Video

Tekno | Senin, 13 Oktober 2025 | 10:40 WIB

Cara Pakai Spotify di ChatGPT, Bisa Kasih Rekomendasi Lagu hingga Bikin Playlist

Cara Pakai Spotify di ChatGPT, Bisa Kasih Rekomendasi Lagu hingga Bikin Playlist

Tekno | Minggu, 12 Oktober 2025 | 21:18 WIB

Terkini

4 HP Motorola Terbaru di Indonesia: Chipset Kencang, Kamera Bagus Ungguli iPhone

4 HP Motorola Terbaru di Indonesia: Chipset Kencang, Kamera Bagus Ungguli iPhone

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

71 Kode Redeem FF Max Terbaru 22 April 2026: Sikat Animasi Belah Laut dan Skin AC80

71 Kode Redeem FF Max Terbaru 22 April 2026: Sikat Animasi Belah Laut dan Skin AC80

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 19:36 WIB

33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 April 2026, Klaim Hadiah Pengejar Mimpi UEFA sebelum Hangus

33 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 April 2026, Klaim Hadiah Pengejar Mimpi UEFA sebelum Hangus

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 19:17 WIB

Andalkan Chipset Kencang Dimensity 9500, Segini Skor AnTuTu Redmi K90 Max

Andalkan Chipset Kencang Dimensity 9500, Segini Skor AnTuTu Redmi K90 Max

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 19:03 WIB

TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital

TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 18:26 WIB

Kenapa Sungai Jakarta Tercemar Logam Berat? Bikin Ikan Sapu-Sapu Tidak Bisa Dijadikan Pakan Ternak

Kenapa Sungai Jakarta Tercemar Logam Berat? Bikin Ikan Sapu-Sapu Tidak Bisa Dijadikan Pakan Ternak

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 18:12 WIB

Rilis Bulan Depan, Forza Horizon 6 Ditemani Kontroler dan Headset Edisi Khusus

Rilis Bulan Depan, Forza Horizon 6 Ditemani Kontroler dan Headset Edisi Khusus

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 17:54 WIB

Tri Ibadah Hadir untuk Haji 2026, Paket Internet Tri ke Arab Saudi Mulai Rp650 Ribu

Tri Ibadah Hadir untuk Haji 2026, Paket Internet Tri ke Arab Saudi Mulai Rp650 Ribu

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 17:34 WIB

Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop

Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 17:24 WIB

6 Pilihan HP Infinix Terbaru 2026, dari Paling Murah hingga Flagship Performa Tinggi

6 Pilihan HP Infinix Terbaru 2026, dari Paling Murah hingga Flagship Performa Tinggi

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 17:22 WIB