Mengapa Mayoritas Manusia Lebih Nyaman Menggunakan Tangan Kanan?

Ruth Meliana

Senin, 17 November 2025 | 11:05 WIB
Mengapa Mayoritas Manusia Lebih Nyaman Menggunakan Tangan Kanan?
Ilustrasi menggunakan tangan kanan dalam kegiatan sehari-hari, contohnya menulis (Pexels)

Suara.com - Sebagian besar dari kita mungkin tak pernah benar-benar memikirkan alasan mengapa tangan kanan menjadi lebih dominan dalam aktivitas sehari-hari. Namun menurut sejumlah penelitian, kebiasaan ini bukan sekadar soal kenyamanan atau budaya—ada jejak biologis dan sejarah panjang yang membuat manusia cenderung lebih mahir menggunakan tangan kanan.

Mengutip Popular Science (14/11/2025), sekitar 85 hingga 90 persen penduduk dunia adalah pengguna tangan kanan, sementara hanya 10 hingga 15 persen yang kidal, ditambah sedikit kelompok yang mampu menggunakan kedua tangan sama baiknya.

Angka tersebut relatif stabil di berbagai negara dan tak ditemukan satupun populasi di mana orang kidal lebih banyak daripada pengguna tangan kanan.

Paul Rodway, pengajar senior psikologi di University of Chester, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan memang dapat mempengaruhi preferensi seseorang. Di sejumlah negara Asia, Arab, hingga Afrika, penggunaan tangan kiri masih dianggap tidak pantas dalam kegiatan tertentu. Akibatnya, anak yang dominan kiri sering mendapat tekanan untuk beralih ke tangan kanan.

“Tekanan budaya seperti ini memang membuat jumlah pengguna tangan kiri menjadi lebih rendah,” ungkapnya, mengutip Popular Science pada Senin, 17 November 2025.

Meski begitu, bahkan masyarakat yang tidak memberi stigma pada tangan kiri tetap menunjukkan pola serupa: orang kidal tetap minoritas. Menurut para peneliti, pola ini mengarah pada pengaruh biologis yang sudah terbentuk sejak manusia masih berada dalam kandungan.

Clyde Francks, profesor genomik pencitraan otak di Max Planck Institute dan Radboud University Medical Center, mengatakan bahwa kecenderungan dominasi tangan sudah tampak pada janin.

Dalam pemindaian ultrasound, janin berusia sekitar 10 minggu terlihat lebih banyak menggerakkan tangan kanan, dan pada minggu ke-15 kebanyakan cenderung menghisap ibu jari kanan. “Kemungkinan besar tangan kanan adalah hasil bawaan dari perkembangan awal otak yang diprogram oleh genom,” jelas Francks.

Penelitian menunjukkan bahwa puluhan gen—mungkin hingga 40 gen—berperan membentuk kecenderungan ini. Gen-gen tersebut tidak menentukan secara mutlak tangan mana yang akan dominan, namun membentuk otak dengan pola yang biasanya mengarah pada dominasi tangan kanan.

Namun, jika tangan kanan adalah pengaturan bawaan, mengapa sebagian orang menjadi kidal?

baca juga

Francks menjelaskan bahwa sebagian besar kasus kekidalan kemungkinan muncul karena variasi acak dalam proses perkembangan otak. Ia mencontohkan fluktuasi acak pada konsentrasi molekul tertentu di fase penting pembentukan otak. Perubahan kecil ini bisa mempengaruhi kecenderungan seseorang menulis, melempar, atau memegang benda dengan tangan kiri di kemudian hari.

Selain faktor genetik dan perkembangan janin, beberapa ilmuwan menilai sejarah evolusi juga memberi kontribusi. Salah satu teori mengaitkan dominasi tangan kanan dengan kemampuan menggunakan alat.

Gerakan terampil yang diwariskan dari generasi ke generasi diyakini memperkuat kecenderungan penggunaan tangan kanan. Bukti arkeologis bahkan menunjukkan bahwa manusia telah menggunakan tangan kanan secara dominan saat memakai alat sejak setidaknya 500.000 tahun lalu.

Rodway dan rekan-rekannya juga mengusulkan teori lain: dominasi tangan kanan mungkin dulu memberikan keuntungan saat berhadapan dengan lawan menggunakan senjata tajam. Ketika dua orang bertarung, pengguna tangan kanan lebih mungkin menyerang bagian kiri dada lawan—wilayah di mana sebagian besar organ jantung berada.

Dengan demikian, secara evolusioner, pengguna tangan kanan mungkin memiliki peluang bertahan hidup lebih tinggi. Keuntungan kecil namun konsisten seperti ini bisa membuat kelompok pengguna tangan kanan semakin mendominasi dari generasi ke generasi

Menariknya, orang kidal juga memiliki keunggulan tersendiri. Karena jumlahnya sedikit, gerakan mereka cenderung lebih sulit diprediksi. Di medan pertempuran maupun olahraga, ketidakbiasaan lawan terhadap gaya gerak orang kidal dapat menjadi keuntungan. Kondisi ini diduga menjadi alasan mengapa kelompok kidal tetap bertahan dalam populasi manusia sepanjang sejarah.

Dengan berbagai faktor yang saling bertentangan—keunggulan mayoritas pengguna tangan kanan dan keunikan keuntungan pengguna tangan kiri—evolusi tampaknya mencapai titik keseimbangan.

Kombinasi antara tekanan budaya, pengaruh genetik sejak dalam kandungan, serta faktor evolusi membuat manusia modern tetap menunjukkan pola dominasi tangan kanan seperti yang terlihat hingga saat ini.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 11:36 WIB

Jadi Lingkaran Setan Kekerasan, Kenapa Pelanggaran HAM di Indonesia Selalu Terulang?

Jadi Lingkaran Setan Kekerasan, Kenapa Pelanggaran HAM di Indonesia Selalu Terulang?

News | Rabu, 12 November 2025 | 18:23 WIB

Mengapa Es Mengapung di Air? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Es Mengapung di Air? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Tekno | Senin, 10 November 2025 | 19:13 WIB

Terkini

Upacara Penurunan Bendera Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026

Upacara Penurunan Bendera Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:20 WIB

itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard

itel VistaTab 30 Pro: Tablet Layar 13 Inci dengan Baterai 10.000 mAh dan Bonus Keyboard

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Suasana Khidmat Tengah Malam: Momen Presiden Prabowo Mengheningkan Cipta di Depan Makam Pahlawan

Suasana Khidmat Tengah Malam: Momen Presiden Prabowo Mengheningkan Cipta di Depan Makam Pahlawan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

×