- Indosat Ooredoo Hutchison dan Nokia meluncurkan inisiatif literasi AI bernama GenSi untuk perluasan kemampuan digital pemuda.
- Program GenSi menargetkan 10.000 peserta di wilayah minim akses teknologi, khususnya Sumatra dan Kalimantan.
- Pelatihan mencakup keamanan digital dan pemanfaatan AI praktis, dengan proyek terbaik menghasilkan GenSi Digital Ambassadors.
“Indosat berkomitmen memberdayakan Indonesia melalui literasi AI yang merata. Anak muda dari Aceh hingga Papua berhak memiliki kemampuan digital yang sama untuk menciptakan solusi bagi komunitasnya,” kata Vikram.
![Indosat dan Nokia menggelar GenSi. [Indosat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/10/15639-indosat-dan-nokia-menggelar-gensi.jpg)
Menurutnya, masa depan Indonesia akan lebih kuat ketika akses dan kompetensi digital dimiliki secara setara.
Setelah tahap pemetaan, pelatihan tatap muka digelar di dua universitas di Sumatra dan Kalimantan untuk siswa SMA dan mahasiswa.
Program kemudian diperluas melalui pelatihan daring selama tujuh hari, yang memberikan tantangan interaktif seperti mencoba chatbot, menerapkan penerjemah otomatis, hingga membuat proyek mini dengan no-code tools.
Proyek terbaik akan dipresentasikan kepada juri, dan peserta terpilih akan ditetapkan sebagai GenSi Digital Ambassadors.
Program GenSi sebelumnya telah menjangkau wilayah kepulauan, kota berkembang, hingga daerah timur Indonesia, dan terus diperkuat dengan dukungan BPPTIK Komdigi serta Kumpul Impact sebagai mitra pelaksana.
Kolaborasi tahun ini menegaskan bahwa literasi AI bukan hanya soal teknologi, tetapi juga pemberdayaan komunitas berbasis kebutuhan lokal.