- Gunakan aplikasi iManager secara rutin untuk membersihkan file sampah dan cache.
- Matikan aplikasi latar belakang dan atur skala animasi guna mempercepat sistem.
- Update sistem operasi secara berkala demi menjaga stabilitas performa HP Vivo.
Selain itu, matikan Sinkronisasi Otomatis untuk akun Google atau aplikasi lain yang tidak terlalu mendesak agar beban kerja prosesor berkurang.
4. Aktifkan Mode Performa dan Atur Animasi
Jika Anda butuh kecepatan ekstra, Vivo memiliki fitur tersembunyi untuk mempercepat transisi layer, antara lain:
- Mode Performa: Buka Pengaturan, pilih Baterai dan aktifkan Mode Performa.
- Skala Animasi: Masuk ke Opsi Pengembang atau ketuk Nomor Build 7x di info perangkat. Di dalam Opsi Pengembang, ubah Skala Animasi Jendela/Transisi menjadi 0.5x atau nonaktifkan sama sekali.
Dengan begitu, HP Anda akan terasa jauh lebih cepat saat membuka menu.
5. Update Sistem dan Restart Berkala
Jangan abaikan notifikasi pembaruan sistem (OTA) di HP Vivo.
Karena, versi terbaru biasanya membawa perbaikan bug dan peningkatan stabilitas.
Selain itu, biasakan melakukan Restart HP minimal seminggu sekali untuk menyegarkan kembali sistem yang mulai lelah.
6. Perhatikan Setelah Update Sistem
Baca Juga: 5 Rekomendasi Vitamin Rambut Rontok untuk Lansia, Solusi Terbaik Atasi Kerontokan
Anda juga jangan langsung panik ketika HP terasa panas atau lemot setelah update OS.
Sebab, kondisi ini normal karena karena sistem sedang melakukan optimasi aplikasi di latar belakang.
Sebaiknya, isi daya HP dalam kondisi layer mati selama minimal 2 jam setelah update.
Biasanya performa HP Vivo akan kembali stabil setelah 1 hingga 3 hari.
7. Reset Pabrik
Jika semua langkah di atas belum membuahkan hasil, Anda bisa melakukan Factory Reset atau kembali ke pengaturan pabrik sebagai solusi terakhir untuk membersihkan fragmen file yang rusak.