- India berencana meluncurkan merek *smartphone* nasional sendiri dalam kurun waktu 12 hingga 18 bulan ke depan.
- Menteri Teknologi Informasi India, Ashwini Vaishnaw, mengumumkan kesiapan ekosistem elektronik dalam forum WEF 2026.
- India juga menjajaki kolaborasi strategis sektor kecerdasan buatan dengan petinggi Google DeepMind dan OpenAI.
Suara.com - India mengungkap rencana ambisius untuk menghadirkan merek smartphone buatannya sendiri, yang ditargetkan meluncur dalam waktu 12 hingga 18 bulan ke depan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Teknologi Informasi India, Ashwini Vaishnaw, di sela-sela perhelatan World Economic Forum (WEF) 2026. Menurutnya, seluruh persiapan penting telah dilakukan dan ekosistem pendukungnya kini dinilai sudah matang.
“Kami kini memiliki ekosistem elektronik yang sangat kuat. Inilah saat yang tepat bagi India untuk memiliki merek ponselnya sendiri. Semua pekerjaan rumah yang diperlukan sudah kami selesaikan,” ujar Vaishnaw, seperti dikutip dari Times of India, Selasa (27/1/2026).
Vaishnaw menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, pemerintah telah menggelar pertemuan intensif dengan berbagai pelaku industri, khususnya produsen komponen elektronik.
Komponen-komponen tersebut mencakup ribuan bagian penting yang dibutuhkan untuk merakit sebuah smartphone modern.
“Kami bertemu dengan seluruh ekosistem yang terlibat dalam produksi komponen ponsel. Perkembangannya sangat menggembirakan dan memberikan kepuasan tersendiri,” ungkapnya.

Berdasarkan progres tersebut, Vaishnaw optimistis merek ponsel India akan segera terwujud dan mampu bersaing di pasar global.
“Mungkin satu tahun dari sekarang, atau paling lambat 18 bulan, merek-merek smartphone India akan resmi diluncurkan,” tegasnya.
Tak hanya soal ponsel, agenda teknologi India juga merambah sektor kecerdasan buatan. Dalam forum yang sama, Vaishnaw bertemu dengan CEO sekaligus pendiri Google DeepMind, Demis Hassabis, serta Kepala Urusan Global Chris Lehane.
Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G Lolos Sertifikasi: Pakai Chip Anyar Exynos dan RAM 12 GB
Pertemuan tersebut membahas potensi kolaborasi strategis di bidang AI. Demis Hassabis bahkan menyampaikan optimismenya melalui platform X (sebelumnya Twitter).
“Senang bertemu dengan Menteri @AshwiniVaishnaw. Diskusi kami tentang potensi luar biasa AI untuk kemanusiaan dan peran penting India sangat menginspirasi,” tulis Hassabis, sembari mengonfirmasi keikutsertaannya dalam KTT New Delhi mendatang.
Selain itu, Vaishnaw juga mengundang Chris Lehane dari OpenAI untuk membahas konsep “AI untuk kebaikan global”, sekaligus mendorong keterlibatan aktif perusahaan teknologi global dalam kerangka kebijakan AI India yang tengah disiapkan.
Langkah ini menegaskan ambisi India untuk tidak hanya menjadi basis produksi, tetapi juga pemain utama dalam inovasi teknologi dunia, mulai dari smartphone hingga kecerdasan buatan.