5 Tipe HP Murah yang Tidak Cocok Buat Jangka Panjang, Cek Sebelum Beli!

Husna Rahmayunita Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:50 WIB
5 Tipe HP Murah yang Tidak Cocok Buat Jangka Panjang, Cek Sebelum Beli!
Ilustrasi HP murah yang tidak layak beli. (Pixabay/moritz320)
Baca 10 detik
  • HP murah tidak melulu berkualitas sehingga perlu dicek secara keseluruhan agar tidak menyesal.
  • Hindari HPmurah RAM di bawah 4 GB untuk multitasking lancar di tahun 2026.
  • Selain itu, pilih chipset fabrikasi kecil agar baterai awet dan suhu ponsel dingin.

Suara.com - HP murah dengan klaim spesifikasi komplet dan kekinian memang menggoda. Namun, di balik label murah, terdapat risiko yang perlu diwaspadai agar tidak menyesal kemudian.

Sering kali, pembeli tergoda dengan HP murah yang tampilan fisiknya menyerupai flagship. Padahal, perlu memperhatikan jeroan dan komponen lain untuk pemakaian yang lama.

Alih-alih fungsional, HP yang keliru hanya akan menghambat produktivitas karena berbagai kendala teknis yang berpotensi muncul setelah dibeli.

Berikut ini tipe dan ciri-ciri HP yang perlu dihindari jika ingin smartphone yang awet untuk penggunaan jangka panjang.

1. Kapasitas RAM di Bawah 4 GB dan Memori Internal EMMC

Kekinian, aplikasi populer seperti WhatsApp, TikTok, Instagram, hingga aplikasi perbankan semakin menjamur dan mengonsumsi banyak sumber daya.

HP dengan RAM hanya 2 GB atau 3 GB dipastikan akan mengalami lag parah saat melakukan multitasking. Maka dari itu, perlu RAM besar untuk memenuhi kebutuhan.

Selain RAM, perhatikan jenis memori internal. HP murah yang tidak awet biasanya masih menggunakan teknologi eMMC.

Untuk jangka panjang, carilah HP yang sudah menggunakan UFS (Universal Flash Storage) karena memori ini memiliki kecepatan baca dan tulis data yang jauh lebih cepat, sehingga proses membuka aplikasi dan booting tidak memakan waktu lama meski ponsel sudah digunakan lebih dari satu tahun.

Baca Juga: 5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking

2. Chipset dengan Fabrikasi Tua (Di Atas 12nm)

Chipset adalah otak dari smartphone. Banyak HP murah menggunakan chipset stok lama untuk menekan harga.

Ciri chipset yang tidak cocok untuk jangka panjang adalah yang memiliki fabrikasi besar, misalnya 12nm, 14nm, atau bahkan lebih tua.

Chipset dengan fabrikasi tua cenderung lebih cepat panas dan boros baterai. Selain itu, performanya akan menurun drastis seiring dengan pembaruan aplikasi yang semakin berat.

Untuk penggunaan jangka panjang, minimal pilihlah chipset dengan fabrikasi 6nm atau 4nm yang jauh lebih efisien dan dingin, seperti seri Snapdragon 600 atau 400 terbaru serta MediaTek Helio seri G99 ke atas.

3. Tidak Ada Jaminan Update Software dan Keamanan

Poin ini sering diabaikan. HP murah dari brand yang kurang ternama sering kali tidak mendapatkan pembaruan sistem operasi (Android Update) maupun security patch.

Padahal, pembaruan keamanan sangat penting untuk melindungi data pribadi dan transaksi keuangan.

HP tanpa dukungan update akan cepat menjadi usang karena banyak aplikasi terbaru yang mensyaratkan versi Android minimal tertentu.

Bila sebuah HP baru dirilis namun masih menggunakan Android versi dua tahun lalu tanpa janji pembaruan, sebaiknya coret dari daftar belanja.

4. Penggunaan Port Micro-USB dan Layar Kualitas Rendah

Jika di tahun ini, masih menemukan HP baru yang menggunakan port Micro-USB (bukan USB Type-C), maka itu indikasi kuat bahwa perangkat tersebut menggunakan teknologi usang.

Selain pengisian daya yang lambat, kabel Micro-USB lebih rentan rusak dibandingkan Type-C yang lebih modern dan universal.

Dari sisi visual, hindari HP dengan layar yang memiliki tingkat kecerahan rendah. Di wilayah dengan terik matahari yang kuat, layar dengan kecerahan di bawah 400 nits akan sangat sulit dilihat saat berada di luar ruangan.

Layar berkualitas rendah juga cenderung lebih mudah mengalami ghost touching (menyentuh sendiri) karena sering digunakan.

5. Kualitas Bodi 'Ringkih' dan Tanpa Sertifikasi IP Rating

HP murah yang tidak dirancang untuk jangka panjang biasanya memiliki build quality yang kurang solid.

Casing plastik yang terlalu tipis tanpa perlindungan tambahan membuat komponen internal mudah rusak jika terkena guncangan atau suhu lembap.

Setidaknya, carilah HP murah yang memiliki sertifikasi minimal IP54 (tahan percikan air dan debu) agar ponsel lebih tangguh menghadapi cuaca dan suhu yang tidak menentu di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI