-
POCO C81 dan Redmi A7 Pro resmi mengantongi sertifikat TKDN dan SDPPI.
-
HP murah ini mengusung baterai jumbo 6.000 mAh dan layar luas.
-
Prediksi harga POCO C81 berada di kisaran Rp1 jutaan saja.
Suara.com - POCO C81 dan Redmi A7 Pro telah terdeteksi di database IMEI pada Desember 2025. Kabar menarik, tanda kedatangan POCO C81 dan Redmi A7 Pro ke Indonesia semakin kuat.
Pantauan Suara.com, PT Xiaomi Technology Indonesia sudah mendaftarkan nomor model '25128PC17G' atau POCO C81 ke laman resmi Postel Komdigi.
e-Sertifikasi SDPPI mengungkap bahwa POCO C81 mengantongi nomor sertifikat '117711/DJID/2026' pada 19 Januari 2026.
Perusahaan juga mendaftarkan '25128RN17A' bersama '25128PC17G' (POCO C81) di laman resmi Komdigi.
Sejauh ini, Xiaomi mengajukan beberapa perangkat di situs sertifikasi yaitu HP murah POCO C81, Redmi A7 Pro, tablet murah Redmi Pad 2 4G, dan HP flagship Xiaomi 17 series.
Nomor model '25128RN17A' telah dikonfirmasi sebagai Redmi A7 Pro oleh database IMEI.

Tak berselang lama dari kemunculan database IMEI, POCO C81 dan Redmi A7 Pro kompak terlihat di laman P3DN Kemperin. HP murah Xiaomi tersebut mengantongi nilai TKDN sebesar 38,2 persen.
Perusahaan sejauh ini belum mengunggah teaser apa pun untuk menyambut POCO C81.
Namun mengingat smartphone lolos sertifikasi TKDN dan SDPPI, perilisan POCO C81 dan Redmi A7 Pro ke Indonesia hanya menunggu waktu saja.
Baca Juga: 5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Jika diperhatikan, nomor model '25128RN17A' dan '25128PC17G' cukup mirip satu sama lain.
Itu mengindikasikan bila perangkat kemungkinan hadir sebagai rebrand saja dengan spesifikasi sama.
Bocoran Fitur POCO C81 dan Redmi A7 Pro
Laporan XiaomiTime sebelumnya berhasil mengungkap sebagian fitur POCO C81 dan Redmi A7 Pro.
HP murah Xiaomi ini digadang-gadang memakai HyperOS terbaru, layar luas, serta baterai jumbo.
Sebagai pengingat, POCO C71 debut ke Indonesia dengan harga Rp900 ribuan pada tahun lalu.
Harga POCO C81 kemungkinan tak jauh berbeda, diprediksi berada di angka Rp1 jutaan.
Berdasarkan sertifikasi FCC dan GSMA, Xiaomi bersiap meluncurkan Redmi A7 Pro (kode: "arctic") yang akan hadir secara global sebagai POCO C81.
Mengincar pasar kelas bawah di India, Indonesia, dan Amerika Serikat, ponsel ini membawa peningkatan signifikan dengan layar IPS LCD 6,9 inci berdesain waterdrop dan baterai jumbo 6.000 mAh (pengisian daya 15W).
Dari segi performa, keduanya akan mengandalkan chipset Unisoc T7250 (12nm), RAM 4 GB, serta opsi penyimpanan hingga 128 GB.
Sebagai catatan, Unisoc T250 terdiri dari CPU octa-core (dua inti Cortex-A75 1,8GHz dan enam inti Cortex-A55 1,6GHz) dengan GPU Mali-G57 MP1.
Perangkat ini menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 15 Go Edition.
Namun, demi menekan harga, Xiaomi kemungkinan besar tidak menyertakan kepala charger dalam paket penjualannya.